Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Ada Dua 'Gumpalan' Sebesar Benua di Dalam Bumi Berasal dari Planet Lain

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 14:24 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Di mana penabraknya? Jawaban saya: Ada di dalam Bumi," katanya.

Ilmuwan planet itu belum pernah mendengar tentang gumpalan. Penelitian ini membutuhkan para ahli di bidang luar angkasa dan geologi yang seringkali terpisah untuk bekerja sama.

Yuan mengatakan ketika Theia menabrak proto-Bumi, ia melaju dengan kecepatan lebih dari 10 km per detik, sebuah kecepatan yang memungkinkan sebagian darinya menembus "sangat jauh ke dalam mantel bawah Bumi".

Sebuah video yang dikembangkan oleh tim yang mensimulasikan proses ini menggambarkan bagaimana gumpalan mantel Theia selebar puluhan kilometer berputar di dalam Bumi.

Ketika material Theia yang sebagian besar cair mendingin dan memadat, kadar besi yang tinggi menyebabkannya tenggelam hingga ke batas mantel dan inti bumi, menurut teori para ilmuwan.

Selama bertahun-tahun, ia terakumulasi menjadi dua gumpalan terpisah - yang secara resmi disebut provinsi berkecepatan rendah besar (large low-velocity provinces/LLVPs) - yang kini masing-masing lebih besar dari Bulan, kata Yuan.

Menguji teori yang didasarkan pada masa lalu - dan jauh di bawah Bumi - sangatlah sulit, dan Yuan menekankan bahwa pemodelannya tidak bisa "100 persen" pasti.

Mengapa Bumi Unik

Namun jika benar, dampaknya bisa sangat besar.Bumi tetap menjadi satu-satunya planet di alam semesta yang diketahui mampu mendukung kehidupan.

Tabrakan Theia, yang diyakini sebagai peristiwa akresi besar terakhir di Bumi, mengubah komposisinya secara signifikan hanya dalam waktu 24 jam, kata Yuan.

"Perasaan saya adalah kondisi awal inilah yang menjadi alasan mengapa Bumi unik - mengapa berbeda dengan planet berbatu lainnya," katanya.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Theia mungkin membawa air, bahan utama kehidupan, ke Bumi.

Gumpalan tersebut telah diamati mengirimkan "bulu mantel" - kolom magma - ke permukaan bumi, dan juga dikaitkan dengan evolusi benua super.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.