Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Brutal yang Dilakukan KKB Ini dengan Serang Tenaga Kesehatan di Yahukimo

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Brutal yang Dilakukan KKB Ini dengan Serang Tenaga Kesehatan di Yahukimo Doc: ANTARA/HO/Satgas Damai Cartenz
Ket. Evakuasi lima tenaga kesehatan yang diserang dan dianiaya KKB di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (1/11).

Jayapura - Kasatgas Humas Damai Cartenz Akbp Bayu Suseno mengatakan, pelaku penyerangan terhadap tenaga kesehatan dari tim cadangan kesehatan kesehatan (TCK) Emergency Medical Regional Papua di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan adalah KKB.

"Memang benar lima orang nakes yang diterjunkan ke Distrik Amuma untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, Selasa (31/10) diserang KKB. Saat melakukan aksinya para pelaku yang diperkirakan berjumlah 20 orang dilaporkan membawa senjata api laras panjang dan senpi laras pendek serta senjata tradisional seperti panah juga senjata tajam," katanya di Jayapura, Rabu.

Kelima nakes mengalami luka-luka yakni dr. Danur Widura (39) Ketua Tim Crisis Center regional Papua mengalamiluka lebam pada wajah sebelah kiri dan kanan, punggung belakang serta luka di rusuk sebelah kiri.

Angganita Mandowen (41) Koordinator Tim Crisis Center Regional Papua mengalami luka lebam pada mata kiri dan kanan.Sandy Ransar (23) anggota tim, mengalami luka lebam di pipi sebelah kiri.Ferdinandus Suweni ( 33 th) anggota, mengalamiluka lebam pada mata sebelah kiri, belakang telinga sebelah kanan dan luka lebam di rusuk sebelah kanan.

Kemudian Adrianus Edwardus Harapan (32 th) anggota mengalami luka robek pada tangan kiri dan ibu jari tangan kiri, luka lebam di punggung belakang, wajah bagian kanan dan luka robek di bibir bawah.

"Saat ini telah di evakuasi ke Jayapura, " kata Kasatgas Humas Damai Cartenz Akbp Bayu Suseno.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli secara terpisah menyatakan kekecewaan terhadap aksi penyerangan dan penganiayaan sekelompok orang terhadap lima orang tenaga kesehatan di Distrik Amuma, Selasa lalu (31/10).

"Saya sangat kecewa terhadap kejadian penganiayaan yang menimpa para nakes karena keberadaan mereka ke Amuma sangat mulia yaitu memberikan pelayanan kesehatan," kata Bupati Didimus.

Dikatakan, para pelaku bukan warga Amuma karena warga setempat tidak ada yang mengenal mereka.

"Selain itu tidak ada bencana kelaparan dan kondisi masyarakat dalam keadaan baik," jelas Didimus Yahuli.

Lima tenaga kesehatan berada di Amuma sejak Senin (30/10) untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan masyarakat yang dikabarkan mengalami bencana kelaparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.