Otorita IKN Kembangkan Pusat Riset dan Inovasi
📅 Rabu, 01 Nov 2023, 03:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara mengembangkan satu area khusus untuk menjadi area pusat riset dan inovasi serta ide-ide pembaharuan yang menarik dengan tujuan menjadi penggerak utama dalam membangun kota masa depan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Saat ini dunia sedang berlomba untuk menerapkan teknologi terkini, sehingga penting bagi kita untuk tidak tertinggal," kata Kepala Otoritas IKN Bambang Susantono di Jakarta, beberapa hari lalu.
Pemerintah, lanjutnya, membangun Ibu Kota Nusantara untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju sesuai visi Indonesia 2045.
Bambang menuturkan membangun IKN tidak sama dengan membangun kota biasa yang lebih didominasi oleh bangunan fisik dan infrastruktur semata.
Menurutnya, proyek membangun Ibu Kota Nusantara adalah membangun roh, membangun masyarakat, dan membangun kedekatan sosial. Sebuah kota yang memiliki roh atau soul tidak membosankan karena masyarakat merasakan kebahagiaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"IKN tidak hanya kota yang layak huni dan semuanya bagus, airnya bisa diminum, terhubung dengan mancanegara, tetapi kota yang dicintai," kata Bambang.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pihaknya secara khusus melakukan studi agar Nusantara menjadi kota yang dicintai dengan mengacu berbagai pusat ibu kota negara di dunia. Studi itu, kata dia, agar otoritas mempunyai landasan dalam mengambil sikap dengan pendekatan sosial kultural di Indonesia.
Otorita IKN telah menjalin komunikasi dengan 800 peneliti untuk mendapatkan berbagai masukan tentang apa saja yang bisa dikembangkan di Nusantara, baik dari sisi teknologi, sosial, budaya, bahkan antropologi. "Kami membutuhkan satu pendekatan holistik yang terintegrasi dalam melihat riset, sehingga nanti keputusan-keputusan yang kami ambil evidence based," ujar Bambang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengatakan, IKN dan Kaltim merupakan satu kesatuan utuh yang saling melengkapi, sehingga tidak bisa dipisahkan, karena jika dipisah akan terjadi ketidakseimbangan.
"Secara administrasi pemerintahan memang terpisah, yakni pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tapi secara sosial dan ekonomi. Keduanya saling melengkapi," kata Akmal.
Untuk itu, Pemprov Kaltim bersama kabupaten/kota akan terus bersinergi dengan Otorita IKN di berbagai aspek baik sosial, kultur, ekonomi, dan aspek lainnya agar terjadi keseimbangan dalam pembangunan di segala bidang.
Hal ini harus dilakukan agar tidak terjadi disparitas pembangunan antara kawasan IKN, mitra, IKN, hingga semua daerah penyangga IKN, karena semuanya saling terkoneksi dan saling mendukung.
Ketika pertumbuhan ekonomi di IKN tumbuh, maka pertumbuhan ekonomi hingga kawasan penyangga juga ikut terdampak, karena produk yang dipasok ke IKN berasal dari daerah mitra dan daerah penyangga.
"Saat ini pertumbuhan ekonomi Kaltim sangat baik, yakni pada semester I-2023 mengalami pertumbuhan mencapai 6,89 persen ketimbang semester I-2022," kata Akmal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!