Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terobosan Kreatif, Perajin Batik Tulis Trenggalek Sasar Pasar Milenial

📅 Senin, 30 Okt 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Kreatif, Perajin Batik Tulis Trenggalek Sasar Pasar Milenial Doc: ANTARA/HO - Batik Rahayu
Ket. Perajin batik tulis sedang menggoreskan tinta yang ada pada canting di atas lembaran kain untuk menghasilkan batik khas Turonggo Taksi di sentra UKM batik Rahayu di Trenggalek.

Trenggalek - Terobosan kreatif, perajin batik tulis di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, berupaya mempertahankan eksistensi usaha tradisional mereka dengan terus berproduksi sembari memasukkan corak tambahan di atas motif lokal yang menjadi ciri khas batik Menak Sopal, agar bisa bersaing di pasaran dan menyasar pangsa milenial.

"Batik biasanya banyak di minati oleh orang tua. Namun disini kami mengombinasikan motif batik khas Trenggalek yakni cengkeh dengan berbagai ornamen seperti gambar jaranan Turonggo Yakso biar anak muda sekarang lebih berminat," kata Soekono, salah satu pemilik UKM batik tulis Rahayu di Trenggalek, Minggu.

Tak hanya memasukkan unsur baru guna menyasar pasar milenial, Soekono dan perajin batik di Trenggalek juga kerap memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram, youtube dan tiktok untuk memasarkan produk-produk mereka.

"Jalur whatsapp juga kami gunakan, terutama untuk melayani pelanggan dan pecinta batik di lingkup lokal Trenggalek maupun luar daerah," katanya.

Di sentra batik tulis Rahayu milik Soekono, tak kurang dari 18 perajin batik tulis ikut terlibat dalam kegiatan produksi.

Sehari UKM ini mampu menghasilkan 7-8 potong kain batik tulis siap jual.

"Alhamdulillah sebulan rata-rata kami masih bisa produksi sekitar 180 potong. Semoga dengan menambah unsur kekinian pada produk batik kami ini bisa memperluas pasar. Penjualan naik yang tentu juga akan diikuti dengan produksi yang juga meningkat tentunya," kata Soekono.

Kendati mulai berimprovisasi di tengah persaingan ketat era modernisasi, Soekono memastikan mereka memilih untuk terus mempertahankan eksistensi batik tradisional khas Bumi Menak Sopal.

"Batik di sini sudah ada sejak 1972. Belajar membatik ini merupakan warisan dari keluarga kami, alhamdulillah sampai saat ini masih bisa bertahan," katanya.

Konsistensi untuk terus mempertahankan batik khas daerah itu rupanya sukses menciptakan pangsa pasar tersendiri di tengah gempuran batik-batik pabrikan maupun industri skala besar hingga impor.

Salah satu kekhasan corak serta motif yang dimiliki menjadi daya tarik para pengagum batik.

Kekhasan itu di antaranya menyematkan dua produk unggulan Trenggalek, yaitu cengkeh dan manggis.

Strategi pembatik konvensional itu pun berpengaruh cukup besar terhadap segi pendapatan.

Omzet batik yang awalnya sempat meredup, kembali pulih dan mengalami peningkatan.

Bahkan dalam sebulan, rata-rata satu pengusaha batik bisa menghasilkan sekitar 180 potong kain batik, mulai dari batik tulis maupun batik cap.

"Awalnya kita buat batik tulis, sampai saat ini masih banyak yang minat motif itu. Di sini ada sekitar 15 perajin batik yang membantu memproduksi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.