Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membanggakan, Kerja Keras Pedagang Keliling Ini Mampu Menopang Ekonomi Keluarga

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Kerja Keras Pedagang Keliling Ini Mampu Menopang Ekonomi Keluarga Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Seorang pedagang keliling yang setiap hari berjualan kue tradisional di Rangkasbitung Kabupaten Lebak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Lebak - Membanggakan, sejumlah pedagang keliling perempuan di Kabupaten Lebak, Banten mampu menopang ekonomi keluarga sehingga dapat mengantisipasi kemiskinan di wilayah tersebut.

"Kita merasa bersyukur kebutuhan pangan terpenuhi juga mampu menyekolahkan dua anak," kataMurtini (40) seorang pedagang kue keliling warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Sabtu.

Selama ini, dirinya berjualan aneka kue tradisional bisa membawa keuntungan bersih antara Rp60 ribu sampai Rp80 ribu per hari.

Keuntungan sebesar itu tentu bisa terpenuhi kebutuhan bahan pokok keluarga, termasuk biaya pendidikan anak.

Sebab, kata dia, dirinya berprofesi pedagang aneka makanan tradisional sudah lima tahun setelah pendapatan suami sebagai pesuruh di rumah sakit swasta tidak mencukupi.

"Kami berjualan keliling dari pukul 09.00 WIB dan pulang ke rumah pukul 16.30 WIB dengan jalan kaki kurang lebih 10 kilometer per hari," kata Murtinimenambahkan.

Begitu juga Ma Yayah (75) seorang pedagang keliling warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak yang mengaku dirinya berjualan aneka makanan sudah berlangsung 50 tahun hingga kini masih aktif.

"Kami berjualan nasi uduk, buras, bugis, papais, ketan, pisang goreng, goreng uli dan lainnya. Semua dagangan itu milik orang dan hanya mengambil keuntungan saja. Dan, pulang bisa membawa keuntungan Rp100 ribu per hari," kata Ma Yayah.

Begitu juga dengan Mak Eti. Pedagang kue keliling warga Sentral Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak berusia 60 tahun itu mengakudirinya berjualan ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, sebab memiliki tanggungan suami dan satu dan empat cucu.

Ia setiap pagi menjajagi aneka makanan dengan berjalan kaki masuk kampung keluar kampung sejauh 8 kilometer.

"Dengan berjualan itu bisa pulang membawa keuntungan Rp70 ribu dan mencukupi ekonomi keluarga," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan selama ini pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) didominasi kaum perempuan.

Ia memperkirakanjumlahperempuan yang bergerak di bidang UMKM sekitar 158 ribu anggota, termasuk berjualan keliling mencapai ribuan orang, seperti sayuran, aneka makanan, lotek pecel, nasi uduk hingga rumah makan.

Selama ini pemerintah daerah mendorong pelaku UMKM yang sebagian besar dilakukanperempuan itu terus berkembang untuk memperkuat perekonomian keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Jaga Daya Saing dan Cegah P...
Rona
Mengapa Keamanan Siber Pent...

Menyedihkan, Gajah Kembali Harus Mati

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menyedihkan, Gajah Kembali ...
Nasional
Hilirisasi Pertanian Sangat...
Megapolitan
Asalkan Berdasar Data dan F...
Olahraga
Panrest Bintara Jawara Keju...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.