Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencarkan Kampanye agar Sekolah Dorong Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah

📅 Senin, 23 Okt 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Kampanye agar Sekolah Dorong Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah Doc: ANTARA/Penina F Mayaut
Ket. Tim Penggerak (TP) PKK dan Dinas Kesehatan Kota Ambon menginisiasi seluruh kepala sekolah SMP melaksanakan Kampanye Aksi Bergizi Minum Tablet Tambah Darah (TTD) yang dikhususkan bagi remaja putri.

Ambon - Tim Penggerak (TP) PKK dan Dinas Kesehatan Kota Ambon menginisiasi seluruh kepala sekolah melaksanakan Kampanye Aksi Bergizi Minum Tablet Tambah Darah (TTD) yang dikhususkan bagi remaja putri.

Penjabat Ketua TP-PKKLisa Wattimena mengatakan, inisiasi kampanye aksi bergizi minum tablet tambah darah dilakukan di seluruh SMP dan SMA di Kota Ambon.

"Pelaksanaan kampanye minum TTD dapat menjadi upaya peningkatan gizi remaja serta mencegah anemia yang turut mendukung pencegahan stunting sejak dini," kata Lisadi Ambon, Minggu.

Anemia, kata dia, merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur, mulai balita, remaja, ibu hamil, hingga usia lanjut.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan anemia pada anak usia 5-14 tahun tercatat sebesar 26,8 persen dan usia 15-24 tahun sebesar 32 persen. Hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia.

Di Kota Ambon pada tahun 2022 jumlah remaja putri yang mengonsumsi TTD sebanyak 19.649 orang atau 53,4 persen.

Hingga September 2023 jumlah remaja putri yang diskrining sebanyak 19.956 orang, yang mengonsumsi TTD 65,05 persen.

"Masih tingginya kasus anemia erat kaitannya dengan kepatuhan konsumsi TTD khususnya pada remaja putri dan ibu hamil," katanya.

Ia berharap dukungan seluruh sekolah untuk mengajak remaja putri mendukung kampanye ini demi masa depan generasi bangsa.

"Saya mengajak kita semua dapat memberikan dukungan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Ambon, dengan terus memperhatikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak," ujarnya

Kepala Dinas Kesehatan Kota AmbonWendy Pelupessy menambahkan bahwa sekitar 50 persen remaja putri di Kota Ambon menderita anemia atau kurang darah karena kurang mengonsumsi makanan bergizi.

"Penyebab anemia salah satunya adalah kurang konsumsi makanan bergizi dan kaya zat besi, terutama sayuran hijau. Remaja putri umumnya lebih suka makanan cepat saji serta kurang istirahat," katanya.

Dinkes Ambon memprogramkan pembagian obat langsung ke seluruh remaja putri di sekolah, agar diminum satu kali seminggu.

"Kami jadwalkan setiap hari Senin setelah upacara di sekolah, siswa perempuan langsung minum obat di sekolah untuk memastikan bahwa mereka minum," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.