Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Tekankan Batas Negara Hadapi Isu Kenaikan Permukaan Air Laut

📅 Kamis, 19 Okt 2023, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Tekankan Batas Negara Hadapi Isu Kenaikan Permukaan Air Laut Doc: antara

BALI - Pemerintah Indonesia menekankan stabilitas batas negara untuk menghadapi isu terkait kenaikan permukaan air laut pada pertemuan Organisasi Konsultasi Hukum Asia Afrika (AALCO) ke-61 di Nusa Dua, Bali.

"Untuk menjaga stabilitas keamanan, kami perlu mencari cara terbaik untuk melakukan advokasi dalam menjaga perjanjian penerapan batas negara dengan negara tetangga," kata Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan Kementerian Luar Negeri Indra Rosandry di sela pertemuan AALCO ke-61 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (18/10).

Isu kenaikan permukaan air laut menjadi salah satu perhatian 47 negara anggota AALCO termasuk Indonesia.

Naiknya permukaan air laut bisa mempengaruhi batas luar sebuah negara yang diukur dari garis pangkal suatu negara.

Indonesia, lanjut dia, yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau kecil mencermati kenaikan permukaan air laut merupakan ancaman nyata.

Untuk itu, Indra yang menjadi pengganti Ketua Delegasi Indonesia di forum AALCO ke-61 itu mengungkapkan Indonesia mendorong negara anggota AALCO untuk secara cermat mengidentifikasi hubungan antara hukum laut dan masalah kenaikan permukaan laut.

Untuk itu pada sidang AALCO di Bali itu, Indonesia memberikan perhatian khusus terkait kepastian hukum terkait kepastian dan keseimbangan hukum dalam menyikapi naiknya permukaan air laut akibat pemanasan global.

Berdasarkan laporan panel antar pemerintah tentang perubahan iklim (IPPC) pada 2021, permukaan air laut diperkirakan naik sekitar 41-101 cm pada tahun 2100.

"Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan laut menjadi bagian penting dalam menunjang berbagai aspek kehidupan. Di sisi lain, besarnya luas lautan Indonesia juga dapat menimbulkan risiko akibat perubahan iklim, khususnya kenaikan permukaan laut," katanya.

Dalam kesempatan itu, delegasi Indonesia itu berharap prinsip kepastian, keamanan, dan pelestarian keseimbangan hak dan kewajiban menjadi poin yang harus dipertahankan. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.