Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Kecam Intrusi Ilegal Pesawat Kanada

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Kecam Intrusi Ilegal Pesawat Kanada Doc: Royal Canadian Air Force
Ket. Pesawat Lockheed CP-140 Aurora milik AU Kanada

BEIJING - Tiongkok pada Selasa (17/10) mengutuk intrusi ilegal Kanada ke wilayah udaranya setelah Ottawa menuduh jet-jet tempur Beijing melakukan pencegatan secara sembrono terhadap pesawat patroli maritim Kanada.

Pesawat-pesawat Tiongkok itu membayangi pesawat CP-140 Aurora milik Kanada yang sedang dalam misi untuk menegakkan sanksi PBB terhadap Korea Utara (Korut) selama beberapa jam di perairan internasional, menurut seorang kru televisi Kanada yang berada dalam penerbangan tersebut.

Satu di antara pesawat Tiongkok berada dalam jarak lima meter dari pesawat Kanada, sebuah tindakan yang oleh Menteri Pertahanan Kanada, Bill Blair, pada Senin (16/10) disebut sebagai manuver provokasi yang tidak profesional.

"Jet tempur Tiongkok mencegat sebuah pesawat militer Royal Canadian Air Force (RCAF) dengan cara yang agresif ketika pesawat tersebut terbang di atas perairan internasional di lepas pantai Tiongkok pada Senin," ucap Menhan Blair.

"Saya sangat prihatin dengan cara yang tidak profesional dalam melakukan hal ini," kata Blair kepada wartawan di Ottawa. "Itu benar-benar berbahaya dan gegabah. Perilaku seperti itu tidak dapat diterima dan kami akan menyampaikannya kepada Republik Rakyat Tiongkok dengan cara yang paling tepat," imbuh dia.

Namun Beijing membalas dan menuduh pesawat Kanada tersebut secara ilegal menyusup ke wilayah udara Pulau Chiwei, yang terletak di Kepulauan Senkaku. Kepulauan itu saat ini diduduki oleh Jepang, namun diklaim oleh Tiongkok sebagai miliknya.

"Pesawat militer Kanada melakukan perjalanan ribuan mil untuk membuat masalah dan melakukan provokasi di depan pintu masuk Tiongkok," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning.

"Pihak Tiongkok menanganinya sesuai dengan hukum dan peraturan," ucap Mao. "Pihak Kanada harus menghormati fakta objektif dan berhenti menyebarkan informasi palsu," imbuh dia.

"Resolusi Dewan Keamanan PBB tidak pernah mengizinkan negara mana pun untuk mengerahkan pasukan militer dan melakukan kegiatan mata-mata dan pengintaian di laut dan wilayah udara di bawah yurisdiksi negara lain dengan dalih melaksanakan resolusi tersebut," tegas Mao.

"Tiongkok mendesak Kanada untuk menghadapi keseriusan situasi ini dan segera menghentikan tindakannya yang berisiko dan provokatif," imbuh dia. AFP/RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.