Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Delapan Desa di Aceh Singkil Terendam Banjir

📅 Senin, 16 Okt 2023, 21:59 WIB | Oleh:
Delapan Desa di Aceh Singkil Terendam Banjir Doc: ANTARA/HO-BPBD Aceh Singkil
Ket. Banjir yang merendam rumah penduduk di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (16/10).

BANDA ACEH - Sebanyak delapan gampong atau desa di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil dilaporkan terendam banjir, bersamaan tingginya curah hujan dengan
intensitas tinggi di daerah setempat.

"Kondisi air hingga saat ini belum surut," kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) di Banda Aceh, Senin malam.

Ia menjelaskan peristiwa banjir di Aceh Singkil mulai terjadi pada Senin (16/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Banjir di sejumlah gampong di Kecamatan Singkil itu dengan ketinggian air mulai 50 - 70 centimeter.

Adapun daerah yang terendam banjir yakni Gampong Pea Bumbung, Ujung Bawang, Rantau Gedang, Teluk Ambun, Teluk Rumbia, Kuta Simboling, Suka Makmur, dan Gampong Takal Pasir

Banjir merendam rumah penduduk dengan ketinggian air sekitar 50 - 70 centimeter, dan juga merendam jalan penghubung antar desa," ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD Aceh Singkil terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan warga yang mengungsi. Petugas BPBD juga sedang melakukan pendataan korban terdampak banjir.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut lima kabupaten di Provinsi Aceh berstatus siaga banjir yang dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan, di tengah kondisi Aceh mulai memasuki musim penghujan.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Nofrida Handayani Sodik mengatakan dari 23 kabupaten/kota di Aceh, lima di antaranya berstatus siaga banjir dalam beberapa hari ke depan yakni Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Aceh Tengah.

"Ada (daerah siaga banjir), untuk hari ini di wilayah Aceh Tengah dan Aceh Singkil," kata Nofrida.

Menurut dia, saat ini Aceh sudah memasuki musim penghujan. BMKG memperkirakan, normalnya puncak musim hujan pada Desember-Februari, setelah itu mulai memasuki musim peralihan.

"Imbauan untuk masyarakat Aceh diharapkan untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan khususnya saat berkendara dalam keadaan hujan di wilayah-wilayah yang terdapat potensi cuaca buruk," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.