Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Berita Gembira, BMKG Sumsel Prakirakan Musim Hujan Mulai November 2023

📅 Senin, 16 Okt 2023, 03:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, BMKG Sumsel Prakirakan Musim Hujan Mulai November 2023 Doc: ANTARA/NOVA WAHYUDI
Ket. Arsip Foto - Beberapa pengendara memilih berteduh saat hujan mengguyur Jalan Jenderal Sudirman di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Palembang - Berita gembira, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel memperkirakan musim hujan di wilayah itu dimulai pada bulan November 2023.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis di Palembang, Minggu, mengatakan, prakiraan hujan itu berdasarkan pemodelan dan instrumen yang digunakan oleh BMKG dan terlihat ada peningkatan potensi awan yang berpotensi hujan pada November 2023. Tetapi pada akhir transisi membuat potensi awan dan hujan akan cukup banyak di wilayah Sumsel, sehingga karhutla akan selesai.

"Akan menjadi salah satu instrumen berakhirnya episode asap di Sumsel. Itu (hujan) akan bertahan sampai dengan Februari 2024, tapi dari segi pola musim di Sumsel itu secara umum sebenarnya Oktober sudah musim hujan. Karena adanya El Nino, curah hujan ini mundur 10 sampai 30 hari dari biasanya, sehingga baru akan mulai terlihat adanya hujan secara sporadis di beberapa wilayah Sumsel pada akhir Oktober," katanya.

Ia mengatakan, di bawah tanggal 20 bulan Oktober 2023, potensi hujan di Sumsel kecil. Hal itu, karena pertumbuhan awan sangat kecil dengan adanya teknik modifikasi cuaca (TMC) bibit hujan dapat meluas.

"Kalau untuk sekarang seluruh wilayah Sumsel sangat kecil pertumbuhan awan yang muncul di Palembang dan sekitarnya, tetapi pada akhir Oktober pertumbuhan awan meluas dari utara, pindah ke bagian selatan di sisi barat, kemudian bagian timur konsentrasi terbesar di bagian utara dan barat tapi kita berharap terjangkau di wilayah timur OKI," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi Pemprov Sumsel karena mampu menekan jumlah pertumbuhan titik panas (hotspot).

"Ini artinya analisis dari kami bahwa penanganan yang dilakukan sejak awal tahun oleh kepala daerah dan jajaran di Pemprov Sumsel cukup berhasil menekan hotspot," kata Wadayantolis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.