Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantap, Jambi Termasuk Provinsi Terbaik Dalam Penanganan Karhutla

📅 Kamis, 12 Okt 2023, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Jambi Termasuk Provinsi Terbaik Dalam Penanganan Karhutla Doc: ANTARA/Nanang Mairiadi
Ket. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono.

Jambi - Mantap, Provinsi Jambi termasuk salah satu provinsi terbaik dalam penanganan Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari delapan provinsi jadi prioritas yang dinyatakan sangat terkendali kasus karhutla.

"Tim personel Satuan tugas (Satgas) Karhutla Jambi sampai saat ini masih melaksanakan pencegahan dan penanganan karhurtla yang sangat efektif sehingga berhasil menekan munculnya api yang luas dan kebakaran yang muncul bisa ditindaklanjuti dan dicegah biar tidak meluas," kata Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono Kamis.

Sementara itu di Indonesia sendiri sudah mencapai lima ratusan ribu hektare lahan yang terbakar, Jambi menyumbang 1.345 hektare yang artinya Satgas Karhutla Jambi dinyatakan terkendali karena dibandingkan periode empat tahun sebelumnya pada 2019 lalu kehilangan 160.000 hektare lahan terbakar sedangkan pada hari ini angkanya menurun atau hanya seluas 1..134 hektare.

"Untuk luas lahan yang terbakar di Jambi pada periode yang sama kalau dibandingkan tahun ini maka baru mencapai 0,7 persen," kata Brigjen TNI Supriono yang juga Plt Dansatgas Karhutla Jambi itu.

Asap yang ada sampai saat ini adalah asap yang sebagian besar di luar Kota Jambi karena faktor alam, angin yang terbawa dari mana mana, kemudian juga sampai hari ini tim masih bisa mengendalikan asap dan berhasil mereduksi asap sampai dibawa satu persen.

Selain itu situasi hujan saat ini cukup rata, pada hari ini ada berapa titik saja, tidak ada 3 sampai 10 titik, ini menandakan kemunculan api di wilayah Jambi sangat terkendali kemudian suasana hujan masih menyelimuti seluruh wilayah.

Supriono juga mengatakan namun kemudian kita harus mewaspadai mengingat ramalan cuaca kepala BMKG pusat mengatakan masih ada panas sampai akhir bulan, itu juga termonitor 10 hari ke depan tidak ada hujan.

"Untuk 10 hari ke depan kita mengimbau ke masyarakat untuk mewaspadai akan terjadi kebakaran dan meminta ke masyarakat agar tidak memancing terjadinya api," katanya.

Tim Satgas juga mengusahakan semaksimal mungkin mencegah dengan cara mengedukasi, memantau oleh monitor menyampaikan imbauan ke seluruh masyarakat wilayah di Kota Jambi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.