Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Di Forum Tingkat Tinggi Asean, Mensos Risma Terharu Ungkap Anak Disabilitas Rentan Korban Kekerasan

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 13:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Forum Tingkat Tinggi Asean, Mensos Risma Terharu Ungkap Anak Disabilitas Rentan Korban Kekerasan Doc: antarafoto
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini

MAKASSAR - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terharu saat mengungkap anak-anak penyandang disabilitas rentan menjadi korban kekerasan dalam diskusi panel di Forum Tingkat Tinggi Asean tentang Pembangunan Inklusif Disabilitas dan Kemitraan Pasca Tahun 2025 (AHLF) di Makassar, Rabu (11/10).

Mensos Risma dalam Panel Discussion II: Partnership for Disability Inclusion and Empowerment and way foward, menjabarkan sejumlah inovasi yang dilakukan Kementerian Sosial seperti membuat jam tangan pintar Grita dan Gruwi.

"Kita memberikan jam tangan pintar, karena kita menemukan ....Anda tahu, anak-anak saya penyandang disabilitas," ujar Mensos Risma tersentuh diikuti dengan tangis haru.

"Mereka mendapatkan kekerasan, jadi saya memberikan smartwatch," ujar Mensos Risma," kata dia melanjutkan.

Adapun Grita dan Gruwi diciptakan untuk mencegah tindakan kekerasan terhadap penyandang disabilitas. Gruwi memiliki fitur tombol panik dengan alarm darurat, sensor suara dengan pengaturan level tangkapan dan jarak, indikator LED dan getaran yang dapat mendeteksi suara.

Sedangkan Grita dilengkapi dengan fitur unggulan seperti sensor denyut nadi dengan alarm jika melebihi batas wajar, lampu indikator darurat untuk perhatian sekitar, dan 8 level sensitivitas denyut nadi yang dapat diatur, dan koneksi ponsel untuk mengirim koordinat GPS dan data realtime.

Ungkapan Mensos Risma tersebut diikuti tepuk tangan riuh para peserta diskusi dan panelis. Tak terkecuali Penasehat Khusus Amerika Serikat untuk perwujudan dan penghormatan isu disabilitas Sara Minkara yang langsung menghampirinya usai acara diskusi.

Tujuan forum AHLF secara rinci yakni mempercepat implementasi Asean Enabling Masterplan 2025 termasuk pengarusutamaan penyandang disabilitas di tiga Pilar Asean; memperkuat pembangunan dan kemitraan yang inklusif penyandang disabilitas; memberdayakan penyandang disabilitas dalam kewirausahaan, pemulihan, dan membangun ketahanan; berkontribusi pada perumusan narasi inklusi penyandang disabilitas yang lebih kuat dalam visi masyarakat pasca-2025.

Sebanyak 13 negara Hadir di Asean High Level Forum (AHLF) on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership Beyond 2025, terdiri dari 9 negara anggota ASEAN, 1 Negara Observer yakni Timor Leste serta 3 Negara Asean Partners yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.