Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengamat Ingatkan Sejumlah Hal Sebelum Konsumen Membeli Motor Rakit

📅 Senin, 09 Okt 2023, 23:23 WIB | Oleh:
Pengamat Ingatkan Sejumlah Hal Sebelum Konsumen Membeli Motor Rakit Doc: antara

Pengamat otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu memberikan sejumlah hal penting yang perlu diketahui konsumen sebelum membeli motor modifikasi, yang juga dikenal dengan sebutan motor rakit ataucustom.

"Membeli motor rakitan bisa menjadi opsi yang menarik dan unik. Namun, ada beberapa aspek kehati-hatian yang penting untuk diperhatikan agar pengalaman pembelian aman dan sesuai harapan,"ujar Yannes saat dihubungi ANTARA, Senin.

Saat ini, kendaraan roda dua hasil modifikasi semakin marak di Tanah Air. Dengan harga relatif lebih murah, seseorang bisa mendapatkan kendaraan yang keluaran tahun lawas dengan tampilan segar sesuai keinginan.

Meski begitu, terkadang pembeli kurang memperhatikan peraturan yang ada mengenai motor modifikasi tersebut. Tak sedikit motor rakit yang mengalami modifikasi total dan mengubah dari bentuk aslinya, sehingga bisa saja melanggar peraturan yang berlaku.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah legalitas kendaraan. Yannes menekankan calon pembeli untuk memastikan motor memiliki dokumen yang lengkap dan legal, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Lalu, cek riwayat kendaraan untuk memastikan tidak terlibat dalam kasus hukum atau kecelakaan.

Selanjutnya, Yannes menyebut spesifikasi motor rakitan harus sesuai dengan informasi yang diberikan penjual.

"Pastikan bahwa spesifikasi motor rakitan sesuai dengan informasi yang diberikan penjual. Kemudian, lakukantest driveuntuk memeriksa kenyamanan dan fungsi operasional kendaraan," kata dia.

Bagian paling penting, jelas Yannes, adalah aspek kepatuhan terhadap regulasi. Pastikan bahwa motor rakitan sesuai dengan regulasi lalu lintas dan perundangan yang berlaku.

Perubahan detailbodyyang tidak mengubah struktur, tampilanbodysecara signifikan dan mesin tidak memerlukan perijinan pada kendaraan, tetapiperubahan signifikan padabody, warna, mesin atau rangka, harus diperbarui pada dokumen kendaraan (STNK dan BPKB).

Kendaraan hasil modifikasi atau rakitan wajib melakukan uji tipe dan mendapatkan Sertifikasi Registrasi Uji Tipe (SRUT) yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut memenuhi standar kelayakan teknis dan keselamatan.

Aturan tersebut, tertulis pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

"Selain itu perhatikan kondisi mekanis, seperti kondisi mesin, rangka, sistem pengereman, dan komponen lainnya juga perlu diperiksa. Bila perlu, bawa mekanik profesional untuk memeriksa kondisi sepeda motor,"ujar Yannes.

Terakhir, Yannes menyarankan calon pembeli motorcustomuntuk bergabung dengan komunitas. Ia menyebut, terlibat dalam komunitas motor bisa menjadi sumber informasi dan dukungan yang baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.