Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTT AIS digelar agar suara negara kepulauan dapat didengar

📅 Senin, 09 Okt 2023, 23:35 WIB | Oleh:
KTT AIS digelar agar suara negara kepulauan dapat didengar Doc: ANTARA/M. Agung Rajasa
Ket. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Usman Kansong meninjau persiapan media center KTT AIS Forum 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (8/10/2023).

Jakarta - Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong berharap KTT AIS Forum 2023 dapat membantu aspirasi negara-negara pulau dan kepulauan mendapat perhatian komunitas internasional.

"Kita ingin suara-suara negara pulau dan kepulauan ini didengar di level internasional," kata Usman Kansong saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Disebutkan bahwaberbagai aspirasi tersebut akan dituangkan dalam bentuk pernyataan bersama kepala negara anggota AIS Forum (leader's declaration).

KTT yang akan berlangsung di Bali pada tanggal 10-11 Oktober 2023 ini mengusung tiga tema utama, yaitu ekonomi biru (blue economy), masa depan kelautan (our ocean, our future), serta solidaritas (solidarity).

Melalui pembahasan ketiga tema tersebut, Usmanberharap pelaksanaan KTT ini bisa menyelaraskan pandangan negara-negara kepulauan terkait dengan berbagai isu kelautan.

Usman mencontohkan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) merupakan kegiatan yang amat merugikan perekonomian negara dan mengancam kelestarian keanekaragaman biota laut pada masa depan sehingga harus diperangi bersama-sama.

"Illegal fishingmengganggu lingkungan karenaaktivitasfishingitu secara semena-mena. Ikan dari segala jenis dan ukuran apa pun diambil," ucapnya.

Dirjen IKP Kemenkominfo menuturkan bahwa AIS Forum juga merupakan wadah bagi para negara anggota untuk saling bertukar pengetahuan untuk mengembangkan ekonomi biru, misalnya penyelenggaraan pelatihan pembuatan keramba di Fiji dan Madagaskar.

Selain negara-negara anggota, kata Usman, berbagai organisasi masyarakat yang fokus menyuarakan pada isu lingkungan juga dilibatkan dalam pelaksanaan KTT AIS Forum 2023.

"NGO (non-governmental organization) yang memperhatikan isu lingkungan sudah kami libatkan sejak awal, misalnya melalui UNDP (United Nations Development Programme)," katanya.

Iamengatakan bahwa persiapan pelaksanaan KTT tersebut sudah 100 persen rampung. Bahkan,media centersudah beroperasi sekarang dan digunakan oleh teman-teman media untuk bekerja.

Sebanyak 29 negara dan empat organisasi internasional terkonfirmasi akan menghadiri rangkaian KTT AIS Forum 2023.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Jodi Mahardi mengatakan bahwaleaders' declarationyang akan dihasilkan dalam KTT AIS Forum 2023 akan menyelaraskan suara negara-negara kepulauan bahwa memang ada keperluan mendesak untuk bekerja sama.

Jodi Mahardi mengatakan bahwa kerja sama tersebut meliputi ekonomi biru, polusi maritim, mitigasi perubahan iklim, tata kelola laut, serta berbagi pengetahuan (knowledge sharing).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.