Wujudkan Kampus Hijau, Universitas Brawijaya Luncurkan Sepeda Listrik
Rabu, 04 Okt 2023, 13:24 WIBMALANG - Universitas Brawijaya (UB) bersama Beam Mobility Indonesia meluncurkan sepeda listrik untuk mendukung sekaligus mewujudkan program kampus hijau dan ramah lingkungan.
Direktur Badan Pengelola Usaha (BPU) UB, Prof Nurkholis, mengatakan UB sebagai kampus rintisan di Jawa Timur (Jatim) terus berupaya mewujudkan kawasan yang ramah lingkungan dengan penggunaan sepeda listrik guna meminimalkan kendaraan bermotor di dalam kampus.
"UB sebagai kampus rintisan ingin mewujudkan kawasan ramah lingkungan. Harapannya Kota Malang ke depan menjadi kota yang juga ramah lingkungan," ujar Prof Nurkholis di sela peluncuran sepeda listrik di lingkungan kampus di Malang, Rabu (4/10).
Menanggapi harapan UB tersebut, Asisten 3 Wali Kota Malang Alie Mulyanto mengatakan Indonesia menargetkan zero net emisi pada 2060. "Untuk mewujudkannya, salah satunya harus ada transformasi akomodasi publik yakni beralih ke kendaraan listrik," ujarnya.
Hanya saja, lanjutnya, sampai saat ini spesifikasi kendaraan listrik masih rendah sehingga agak berat karena pengendara merasa tidak nyaman dan aman.
Oleh karenanya ke depan Kota Malang juga ada kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan keberadaan kendaraan listrik yang aman dan nyaman. "Kerja sama yang dirintis UB dengan Bean Mobility Indonesia ini bisa kami tindaklanjuti," kata Alie.
Sementara itu Wakil Rektor II UB, Prof M Ali Syafaat, mengatakan kehadiran sepeda listrik di lingkungan kampus bisa memperpanjang usia bumi. "Ini salah satu upaya UB untuk memperpanjang usia bumi agar kita nanti tidak punya utang kepada anak cucu kita terkait lingkungan ini," ucapnya.
Ia mengakui spesifikasi dan kualitas kendaraan listrik saat ini masih rendah, sehingga banyak yang tidak mau. Kalaupun spesifikasinya bagus, harganya tinggi. "Kondisi ini yang membuat kita masih enggan menggunakan kendaraan listrik," katanya.
Head of Communication Beam Mobility Indonesia Bagus Sukmana mengemukakan untuk tahap awal di UB disediakan 100 sepeda listrik dengan tujuh titik drop zone.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk mengubah gaya hidup, khususnya terkait transportasi. Paling tidak kami ingin gaya hidup masyarakat lebih sustainable," katanya.
Untuk penggunaan sepeda listrik di kawasan kampus tersebut, kata Bagus, pengguna lebih dulu melakukan scan QR yang sudah ada di setiap unit sepeda. Cara pembayarannya cashless.
Pada bulan pertama, lanjutnya, diberikan diskon 50 persen bagi seluruh pengguna. Jika harga normal penggunaan sepeda tersebut sebesar Rp1.700 untuk unlock menjadi Rp850 dan Rp700 per menit menjadi Rp350 per menit.
"Di Jatim, UB yang pertama. Selain UB, ada beberapa kampus yang juga bekerja sama dengan Beam, diantaranya Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB)," ujarnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gubernur Pramono: Jangan Ada Paksaan THR ke Pengusaha Jelang Lebaran
-
Internet Gratis untuk Warga, Tanjungpinang Perkuat Layanan Digital
-
'Boots on the Ground': AS Bersiap Mengirim Pasukan Khusus untuk Menerobos ke Fasilitas Nuklir Iran
-
Kota Pekalongan Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan
-
Jalur Banjarwangi Selatan Garut yang Tertutup Longsor Kembali Normal
-
Pemprov Sulsel Respon Keluhan Warga, Jalan Makassar–Maros Segera Mulus
-
Oklahoma City Thunder Kalahkan Orlando Magic 113-108 Lewat Laga Ketat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.