Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makin Meluas Capai 200 Hektare, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing ke Gunung Lawu

📅 Senin, 02 Okt 2023, 05:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makin Meluas Capai 200 Hektare, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing ke Gunung Lawu Doc: ANTARA/Asep Firmansyah
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, seusai pelepasan bantuan kemanusiaan ke Libya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (2/10/2023).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menerjunkan satu unit helikopter water bombing untuk membantu memadamkan api yang melanda kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur.

"BNPB akan menggeser satu unit helikopter water bombing untuk mendukung operasi Karhutla di sana," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin.

Muhari mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, luas lahan dan hutan yang terbakar di Gunung Lawu sudah mencapai 200 hektare.

Kondisi tersebut diperparah dengan vegetasi yang kering. Kondisi vegetasi kering inilah yang membuat api cepat menjalar.

Menurutnya, perlu langkah cepat agar eskalasi kebakaran tidak terus meluas. BNPB akan membatasi jalur penjalaran api dengan water bombing.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kalau penjalaran sudah kita kendalikan, kita akan memadamkan di dalamnya," kata dia.

Ia mengatakan penggunaan water bombing ini juga pernah dilakukan untuk memadamkan kebakaran di sejumlah gunung dan tempat pembuangan sampah yang banyak terjadi akhir-akhir ini.

Sebelumnya, BNPB menerjunkan 130 petugas pemadam gabungan untuk menangani peristiwa kebakaran yang dilaporkan meluas di Gunung Lawu.

"Kali ini titik api muncul di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Manyul dan Campur Rejo, Kecamatan Jogorogo, kawasan Gunung Gede area Gunung Lawu sisi utara Ngawi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngawi Prila Yuda Putra.

Akibat peristiwa kebakaran yang meluas ini, Bupati Kabupaten Ngawi menetapkan status tanggap darurat kejadian bencana kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu selama 14 hari, atau hingga 13 Oktober 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.