Karhutla Makin Parah, Disdik Palangka Raya Undur Jam Masuk Sekolah Akibat Kabut Asap

Kamis, 28 Sep 2023, 10:00 WIB

Palangka Raya - Karhutla makin parah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengundurkan jam masuk sekolah bagi peserta didik karena udara di daerah setempat kurang sehat.

Kepala Disdik Kota Palangka Raya,Jayani, di Palangka Raya, Rabu, mengatakan pengunduran jam masuk sekolah peserta didik di daerah setempat berdasarkan hasil rapat Disdik dan perwakilan pengawas sekolah, dengan kepala sekolah jenjang PAUD, SD dan SMP setempat.

"Berdasarkan surat Nomor 800/1590/Disdik.Um-Peg/X1/2023 tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama kabut asap, kami mengeluarkan beberapa instruksi, salah satunya jam masuk diundur selama 30 menit, masuk pukul 07.00 WIB menjadi 07.30 WIB," kata Jayani.

Kemudian itu, lanjutnya, mewajibkan penggunaan masker bagi semua warga sekolah di satuan pendidikan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Pengurangan jam belajar mengajar 10 menit setiap jam pelajaran, sehingga menjadi 25 menit untuk jenjang SD, 30 menit untuk jenjang SMP, dan untuk jenjang PAUD menyesuaikan.

Selanjutnya, kata dia, meniadakan kegiatan upacara, olahraga, senam bersama, dan ekstrakurikuler di luar ruangan. Untuk kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler diperbolehkan asalkan di dalam ruangan.

"Kami juga mengimbau peserta didik untuk mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperbanyak konsumsi air putih ketika berada di sekolah," ucapnya.

Untuk memantau kondisi kualitas udara di Kota Palangka Raya, kata dia, satuan pendidikan bisa mengunduh aplikasi ISPUnet yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Apabila di kemudian hari kondisi udara membaik, maka proses belajar mengajar akan kembali seperti semula," ucapJayani.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kabut asap akibat karhutla yang menyelimuti Kota Palangka Raya sudah terjadi dalam beberapa hari ini. Bahkan kabut asap tersebut juga selain membuat warga mengalami penyakit ISPA juga membuat perih mata apabila warga sedang berada di luar rumah.

Bahkan banyak masyarakat yang beraktivitas di luar rumah menggunakan masker agar tubuh mereka tidak menghirup debu akibat karhutla yang kian parah.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.