5 Fitur Spotify yang Belum Dimiliki YouTube Music
Selasa, 08 Sep 2026, 17:55 WIBJAKARTA - Spotify dan YouTube Music menjadi dua layanan streaming musik yang banyak digunakan untuk menikmati lagu secara digital. Keduanya menawarkan katalog dan fitur yang berbeda, tetapi Spotify memiliki sejumlah kemampuan yang belum tersedia atau masih lebih terbatas di YouTube Music.
YouTube Music unggul dalam hal jumlah katalog karena menggabungkan musik dengan berbagai konten audio dan video yang tersedia di ekosistem YouTube. Namun, Spotify menawarkan sejumlah fitur yang dapat memberikan pengalaman lebih praktis, terutama bagi pengguna yang sering berpindah perangkat, berbagi musik dengan teman, atau memiliki banyak playlist.
Berikut lima fitur Spotify yang dinilai lebih unggul dibandingkan YouTube Music:
1. Sinkronisasi Antarperangkat
Salah satu keunggulan Spotify adalah kemampuan untuk mengontrol pemutaran musik secara lebih terintegrasi di berbagai perangkat. Ketika pengguna memutar musik melalui komputer kemudian berpindah menggunakan ponsel, aktivitas pemutaran dapat tetap tersinkronisasi.
Kondisi tersebut berbeda dengan YouTube Music yang masih memiliki keterbatasan dalam mengontrol pemutaran antarperangkat. Ketika musik sedang diputar di komputer, pengguna tidak dapat begitu saja menggunakan ponsel untuk mengganti lagu atau mengatur bagian lagu yang sedang dimainkan di komputer.
Spotify memungkinkan pengguna melanjutkan kontrol pemutaran dari perangkat lain tanpa harus memulai sesi musik yang berbeda. Fitur ini dapat berguna ketika pengguna ingin mengganti playlist di konsol, mengganti lagu dari tempat tidur, atau mengontrol musik tanpa kembali ke perangkat utama.
2. Pemutaran Tanpa Jeda dan Crossfade
Spotify juga menawarkan fitur pemutaran tanpa jeda atau gapless playback untuk membuat perpindahan antarlagu terasa lebih mulus. Fitur serupa tersedia di YouTube Music, tetapi pada layanan tersebut kemampuan ini disebut hanya tersedia bagi pengguna Premium.
Di Spotify, pemutaran tanpa jeda dapat digunakan secara gratis. Selain itu, Spotify memiliki fitur crossfade yang memungkinkan akhir sebuah lagu bercampur dengan awal lagu berikutnya sehingga tidak terdapat jeda yang terasa mengganggu.
Pengguna juga dapat mengatur durasi crossfade sesuai dengan preferensi masing-masing. Dengan pengaturan tersebut, transisi antarlagu dapat dibuat lebih halus, terutama ketika mendengarkan playlist dalam waktu lama.
3. Fitur Sosial Lebih Lengkap
Spotify tidak hanya berfungsi sebagai platform streaming musik, tetapi juga menyediakan berbagai fitur untuk berinteraksi dan berbagi aktivitas mendengarkan dengan pengguna lain. Pengguna dapat melihat musik yang sedang didengarkan teman secara real-time serta membandingkan kebiasaan mendengarkan melalui aktivitas musik yang baru diputar.
Selain itu, Spotify menyediakan berbagai pilihan untuk membagikan lagu dan playlist melalui layanan lain seperti Discord dan Instagram. Platform tersebut juga memiliki fitur komunikasi serta berbagai integrasi yang membuat aktivitas mendengarkan musik dapat menjadi pengalaman bersama.
Spotify juga memiliki fitur Blend yang dapat membuat playlist berdasarkan lagu-lagu yang sering didengarkan oleh pengguna dan orang yang diundang. Ada pula Taste Match untuk memperlihatkan kesamaan selera musik serta fitur Jam yang memungkinkan beberapa orang mendengarkan musik secara bersamaan dengan pemutaran yang tersinkronisasi.
YouTube Music memang menyediakan fitur playlist bersama, tetapi kemampuan tersebut lebih terbatas. Pengguna perlu menambahkan lagu secara manual dan tidak memiliki kemampuan untuk menyinkronkan sesi mendengarkan seperti yang tersedia pada fitur Jam di Spotify.
4. Bisa Memblokir Artis
Rekomendasi musik terkadang membuat pengguna menemukan artis atau lagu yang tidak sesuai dengan selera mereka. YouTube Music memungkinkan pengguna melewati lagu tertentu atau memilih opsi âTidak Tertarikâ, tetapi layanan tersebut tidak menyediakan pilihan untuk benar-benar memblokir seorang artis.
Spotify menawarkan pengaturan yang lebih spesifik melalui pilihan âJangan putar artis iniâ. Pengguna cukup membuka profil artis, memilih menu tiga titik, kemudian mengaktifkan pilihan tersebut untuk menghentikan lagu dari artis bersangkutan agar tidak direkomendasikan atau diputar.
Jika lagu dari artis yang diblokir terdapat dalam playlist pengguna, Spotify dapat menyembunyikan lagu tersebut dan melewatinya saat playlist dimainkan. Bahkan ketika pengguna mencoba memutar lagu dari artis tersebut secara langsung, Spotify akan mencegah pemutaran.
5. Pengelolaan Playlist Lebih Fleksibel
Pengguna yang memiliki banyak playlist berdasarkan genre, suasana hati, atau artis membutuhkan fitur pengelolaan yang praktis. Spotify menawarkan sejumlah kemampuan yang membuat proses tersebut lebih mudah dibandingkan YouTube Music.
Ketika menambahkan lagu di Spotify, pengguna dapat memilih beberapa playlist sekaligus sehingga satu lagu dapat dimasukkan ke sejumlah playlist dalam satu proses. Pengguna juga dapat mencari playlist melalui kotak dialog penambahan lagu, sehingga tidak perlu menggulir daftar playlist yang panjang secara manual.
Spotify juga menyediakan fitur folder untuk mengelompokkan playlist agar lebih terorganisasi. Bahkan, folder tersebut dapat ditempatkan di dalam folder lain sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk mengatur koleksi musik.
Selain pengelolaan playlist, Spotify memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu pengguna menemukan dan menyusun musik secara lebih cepat. Salah satunya adalah DJ berbasis AI yang dapat menyusun antrean lagu berdasarkan suasana hati, sementara profil selera membantu layanan memahami lagu yang disukai atau tidak disukai pengguna.
Spotify Blend juga dapat digunakan untuk membuat kombinasi lagu berdasarkan kebiasaan mendengarkan beberapa pengguna. Berbagai fitur tersebut membuat Spotify tidak hanya berfungsi sebagai tempat memutar musik, tetapi juga sebagai layanan untuk mengelola dan mengeksplorasi koleksi musik secara lebih personal.
Dengan berbagai kemampuan tersebut, Spotify memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membandingkannya dengan YouTube Music. Pilihan akhirnya tetap bergantung pada kebutuhan karena YouTube Music juga memiliki kelebihan, terutama dari sisi katalog dan integrasinya dengan ekosistem YouTube.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
BTN dan BRIN Jalin Kolaborasi Perkuat Riset dan Inovasi Nasional
-
Mengajak Generasi Muda Menjadikan Budaya untuk Membangun Masa Depan
-
Kelapa Dalam Berau Makin Dilirik, Peluang Investasinya Bikin Penasaran
-
Lebanon Jadi Negara Pertama di Timur Tengah yang Ketok Palu Hapus Hukuman Mati
-
KLH dan Tiongkok Perkuat Kemitraan untuk Transisi Energi dan Aksi Iklim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.