Bebelac Ajak Orang Tua Pahami Fondasi Perkembangan Kognitif Anak di Ideafest 2026
Sabtu, 05 Sep 2026, 17:15 WIBJAKARTA - Setiap anak mempunyai potensi yang berbeda dan tidak dapat diukur hanya melalui IQ maupun pencapaian akademik. Perkembangan kognitif mencakup sejumlah kemampuan seperti perhatian, memori, penalaran, hingga pemecahan masalah yang berperan dalam kesiapan anak untuk belajar dan berkembang.
Untuk mendukung kemampuan tersebut, anak membutuhkan fondasi yang saling berhubungan, mulai dari pemenuhan nutrisi, kesehatan saluran cerna atau gut health, kesiapan biologis, hingga stimulasi yang sesuai. Kondisi saluran cerna yang baik turut membantu proses penyerapan nutrisi dan kesiapan anak menerima stimulasi sebagai bagian dari dukungan terhadap proses belajar dan perkembangan kognitif.
Pentingnya fondasi perkembangan anak menjadi salah satu topik yang diangkat Bebelac melalui kehadirannya di Ideafest 2026. Melalui talkshow bertajuk "Growing Little Minds: The Science Behind Every Childâs Potential", Bebelac mengajak orang tua memahami proses pembentukan kemampuan kognitif serta faktor yang dapat mendukungnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam diskusi tersebut, orang tua diajak melihat keterkaitan antara nutrisi, kesehatan saluran cerna, stimulasi, dan kesiapan biologis anak. Keempat aspek tersebut dipandang sebagai bagian yang saling mendukung agar Si Kecil memiliki kesiapan untuk belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan kemampuannya.
Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan perkembangan kognitif anak perlu dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan hasil akademik. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar anak menjadi bagian penting dalam menciptakan fondasi yang mendukung proses belajar dan perkembangan.
"Nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna yang baik, dan stimulasi yang sesuai merupakan bagian dari fondasi yang saling mendukung untuk membantu anak lebih siap belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan berbagai kemampuan kognitifnya," ujar dr. Ray.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan saluran cerna sebagai salah satu aspek dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak. Asupan yang mengandung prebiotik dan serat pangan, seperti FOS, GOS, dan Inulin, disebut dapat mendukung kesehatan saluran cerna serta microbial diversity.
"Asupan nutrisi yang mengandung prebiotik dan serat pangan, seperti FOS, GOS, dan Inulin dapat mendukung kesehatan saluran cerna dan microbial diversity," kata dr. Ray. Ia menjelaskan, saluran cerna yang sehat membantu penyerapan nutrisi sehingga tubuh anak memperoleh berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk mendukung proses belajar dan perkembangan.
Pemahaman mengenai proses di balik perkembangan anak juga dapat membantu orang tua melihat potensi Si Kecil secara lebih menyeluruh. Setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda sehingga dukungan terhadap potensinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk melalui nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna, stimulasi, serta kesempatan untuk berinteraksi dan mengeksplorasi lingkungan.
Peran orang tua dalam proses tersebut tidak sebatas mendorong anak mencapai prestasi tertentu. Orang tua juga perlu memastikan Si Kecil memperoleh fondasi dan lingkungan yang mendukung proses tumbuh kembang secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Cynthia, momfluencer melalui akun @janelleandmom, turut membagikan pengalamannya dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia menilai perkembangan kognitif tidak hanya berkaitan dengan stimulasi, tetapi juga dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk nutrisi yang mendukung kesehatan pencernaan.
"Sebagai ibu, saya tentu ingin melihat anak tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk kemampuan kognitifnya," ujar Cynthia. Ia mengatakan dirinya bersama suami berupaya memberikan pola makan seimbang, termasuk makanan yang mengandung prebiotik dan serat, sekaligus memberikan stimulasi melalui kegiatan sederhana seperti bermain, berinteraksi, mendengarkan cerita, dan memberi kesempatan anak mencoba hal baru.
Bagi Cynthia, kombinasi nutrisi yang tepat, kesehatan pencernaan, dan stimulasi melalui pengalaman sehari-hari menjadi bagian penting untuk membantu anak lebih siap belajar. Pendekatan tersebut juga dinilai dapat mendukung perkembangan kognitif anak sesuai dengan potensi yang dimilikinya.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap tumbuh kembang anak, Bebelac menghadirkan formulasi nutrisi yang dilengkapi 3 Serat Penting, yakni FOS, GOS, dan Inulin, serta 2x DHA lebih tinggi* dan 0-gram sukrosa. Kombinasi tersebut dihadirkan sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan saluran cerna sekaligus membantu membangun fondasi agar anak lebih siap belajar dan bereksplorasi.
Melalui kehadiran di Ideafest 2026, Bebelac kembali mengajak orang tua memandang potensi anak tidak hanya berdasarkan pencapaian yang terlihat. Proses tumbuh kembang yang didukung nutrisi, stimulasi, dan kesiapan biologis juga menjadi bagian penting dalam membantu Si Kecil berkembang sesuai potensinya.
Bebelac menilai ketiga faktor tersebut perlu berjalan beriringan untuk membangun fondasi perkembangan anak. Dengan menggabungkan nutrisi yang tepat dan stimulasi yang bermakna, Bebelac berkomitmen menjadi partner orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
- Bebelac
- IdeaFest 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Sampah Hotel dan Kafe Jadi Sorotan, Kemenpar Tekankan Edukasi bagi Pelaku Usaha.
-
Merayakan Kreativitas Bersama dan Menikmati Setiap Pengalaman, Percakapan, dan Inspirasi Sepanjang IDEAFEST 2026
-
Indonesia Bakal Miliki Dua Wakil di Liga Champions Asia Dua Musim 2027/2028
-
Kualitas Udara Jakarta pada Rabu (6/5) Pagi Ini Tak Sehat
-
Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.