Sido Muncul Sumbang Rp300 Juta untuk Anak-anak Penderita Kanker
📅 Senin, 25 Sep 2023, 09:06 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: istimewa
SEMARANG - Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui agensi internasional untuk Riset Kanker (IARC), ada 8.677 anak Indonesia berusia 0-14 tahun yang menderita kanker pada 2020. Jumlah tersebut terbesar di Asia Tenggara.
Jumlah penderita kanker pada anak mengalami peningkatan setiap tahunnya disebabkan sulitnya mendeteksi kanker pada anak. Penyembuhan dan penanganan menjadi prioritas kesehatan anak di seluruh dunia. Perlu kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit kanker yang dapat mengancam nyawa anak bangsa.
PT Sido Muncul, perusahaan jamu terkemuka di Indonesia, terpanggil untuk membantu anak-anak penderita kanker khususnya di Jawa Tengah dengan menyumbang Rp300 juta.
Bantuan diserahkan melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Semarang. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat, saat acara Pagelaran Kasih Forever You and Me, di Sekolah Nasional Karangturi, Kota Semarang Jawa Tengah, baru-baru ini.
"Saya hadir di acara ini, bentuk kepedulian pada anak-anak penderita kanker, yang sangat membutuhkan dukungan dan empati dari orang-orang di sekitarnya untuk menumbuhkan semangatnya dalam melawan penyakit, " kata Irwan Hidayat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, anak-anak penderita kanker membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama. Menjadi tugas utama kita bersama untuk berempati dan terus mencintai. "Jadi tugas kita ini bukan mengobati dan menyembuhkan, tapi mencintai dengan rasa empati yang tinggi," ujar Irwan.
Irwan sendiri bisa merasakan bagaimana menjadi seorang yang mengidap kanker. Begitu pun melihat perjuangan para orangtua penderita kanker.
"Saya tahu bagaimana rasanya kalau menderita kanker, itu seperti pergi ke suatu tempat tapi menemui jalan buntu. Apalagi kalau tidak punya uang, bahkan yang punya uang saja pasti pusing dan stres," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Irwan mengaku, pernah dihadapkan pada situasi dimana sejumlah penyakit bersarang di tubuhnya, mulai dari ginjal, tekanan darah tinggi, diabetes, dan lain-lain. Bahkan, di usianya yang kala itu 21 tahun, berat badannya hanya 35 kg.
"Saya pernah merasakan bagaimana terkomplikasi penyakit. Saya depresi, stres berat, berusaha untuk mencari kesembuhan, hingga akhirnya masa-masa tersebut bisa terlewati. Inilah jalan Tuhan, di setiap kesulitan tetap ada berkah. Dan sekarang saya bersyukur dengan mukjizatnya, saya bisa hidup normal kembali," kata dia menceritakan.
Pihaknya menaruh simpati tinggi untuk para pengurus YKAKI yang banyak berkorban. Jadi relawan penderita kanker seperti pada YKAKI tidak mudah, apalagi tiap waktu dihadapkan pada orang sakit.
"Pengurusnya saya rasa juga berkorban banyak. Jadi pengurus juga gak gampang melibat orang sakit tiap hari, saya saja tidak tahan. Tapi melihat seperti ini saya jadi bisa berkesempatan untuk bisa membantu," kata dia.
Menurut Irwan, Sido Muncul melalui program sosial perusahaan memang menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu yang dibidik. Selain bantuan bagi penderita kanker, Sido Muncul rutin menggelar kegiatan operasi katarak gratis, operasi bibir sumbing gratis, serta mengentaskan stunting atau gizi buruk.
"Khusus katarak, Sido Muncul sampai sekarang sudah melakukan operasi gratis bagi 56.000 orang di Indonesia. Sedangkan untuk bibir sumbing sudah dilakukan ratusan operasi gratis," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!