Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Ada Jalan Keluar, Pemkab Mukomuko Masih Cari Solusi Bayar Gaji Honorer

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Ada Jalan Keluar, Pemkab Mukomuko Masih Cari Solusi Bayar Gaji Honorer Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko Abdiyanto, Kamis (21/9/2023).

Mukomuko - Semoga ada jalan keluar, Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, masih mencari solusi untuk membayar gaji pendidik dan tenaga kependidikan honorer atau pegawai daerah dengan perjanjian kerja (PDPK) sesuai aturan yang berlaku.

"Nanti kita diskusikan baik dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) internal maupun pendamping," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko Abdiyanto di Mukomuko, Kamis.

Ia mengatakan hal itu menanggapi aksi sejumlah guru honorer di beberapa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang tersebar di daerah itu yang tidak masuk kerja karena belum adanya kepastian terkait perpanjangan kontrak kerja dan alokasi anggaran untuk membayar gajinya.

Sebanyak 996 guru dan tenaga kependidikan honorer yang tersebar di lembaga pendidikan anak usia din (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Untuk sementara ini, katanya, biarlah berproses, baik verifikasi dan validasi data supaya jangan sampai ada yang tumpang tindih jam mengajar antara PNS, PPPK, honorer dan tenaga kerja sukarela, jangan sampai di kemudian hari bermasalah.

"Validasi honorer proses sedang berjalan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini selesai, kita tidak mau mendahului," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah harus dapat angka yang pasti kemampuan dana bantuan operasional sekolah (BOS) berapa, setelah ada kejelasan kemampuan BOS, baru pemerintah mencari sumber lain dan tidak tertutup kemungkinan menggunakan dana alokasi umum (DAU).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Evi Mardiani sebelumnya meminta guru honorer atau pegawai daerah dengan perjanjian kerja bersabar menunggu perpanjangan kontrak kerja dan anggaran untuk gajinya karena masih diusahakan oleh pemerintah daerah setempat.

"Kami masih berusaha, kami minta mereka bersabar menunggu perpanjangan kontrak kerja dan anggaran gajinya," ujarnya.

Ia mengatakan, instansinya sebelumnya telah memanggil semua kepala sekolah dasar dan sekolah menengah pertama supaya mereka memberikan penguatan kepada bawahannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.