Militer dari Negara Asean Ikuti ASEX-01 Natuna  

Rabu, 20 Sep 2023, 01:25 WIB

BATAM - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono resmi membuka latihan Asean Solidarity Exercise Natuna 2023 (ASEX-01 N) di Dermaga Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (19/9), yang diikuti 10 negara anggota Asean dan Timor Leste sebagai observer.

Kegiatan itu merupakan latihan non-kombatan pertama yang melibatkan seluruh angkatan bersenjata dari negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean).

Ket. Foto: Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono (tengah) memeriksa pasukan saat upacara Pembukaan latihan gabungan bersama ASEAN Solidarity Exercise (Asex-01) Natuna 2023 di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (19/9). Kegiatan latgabma Asex-01 N 2023 berupa maritime security/marsec dan penanggulangan bencana, Engineer Civil Action Project (ENCAP), Medical Civil Action Project (MEDCAP), Cargo Drop dan bakti sosial tersebut guna meningkatkan kerja sama negara ASEAN dalam bidang keamanan laut serta penanggulangan bencana. — Sumber: ANTARA/Teguh Prihatna

"TNI sebagai penggagas dari latihan ini ingin menekankan persatuan antarnegara anggota akan terus dan selalu terpelihara. Asean harus selalu merawat persatuan dan hubungan yang harmonis antarsesama di tengah keragaman," kata Laksamana Yudo dalam sambutannya saat membuka ASEX-01 N di Dermaga Batu Ampar.

Panglima TNI meyakini seluruh militer dari negara-negara Asean sepakat untuk terus memperkuat kerja sama, yang bentuknya mencakup saling tukar pengetahuan dan informasi serta taktik militer dari masing-masing angkatan bersenjata. "Kegiatan ini akan memperkuat dan mempertajam kemampuan kita dalam memelihara perdamaian, kesejahteraan, dan keamanan di kawasan," kata Yudo.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti panduan dan prosedur keamanan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian sesi latihan.

10 negara Asean yang terlibat dalam ASEX-01 Natuna 2023 yaitu Indonesia sebagai penggagas dan tuan rumah, kemudian Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Laos, Myanmar, Vietnam, dan Filipina, sementara Timor Leste bertindak sebagai observer (pengamat). Beberapa pimpinan dari negara sahabat yang hadir, di antaranya Panglima Angkatan Tentara Malaysia Jeneral Tan Sri Datuk Seri Mohammad bin Ab Rahman, Chief of Defence Force dari Angkatan Bersenjata Singapura Laksamana Madya Aaron Beng, dan Deputy Chief of Joint Staff Royal Thai Armed Forces Laksamana Thani Kaewkao.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.