Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basuki Angkat Irigasi Subak Bali di World Water Congress Beijing

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basuki Angkat Irigasi Subak Bali  di World Water Congress Beijing Doc: pu.go.id

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengangkat Subak Bali sebagai sistem swadaya masyarakat untuk mengatur pembagian air irigasi di persawahan secara adil dalam World Water Congress ke-18 di Beijing, Tiongkok.

Dengan sistem Subak tersebut, maka Bali menjadi tempat yang tepat sebagai penyelenggara World Water Forum ke-10 tahun 2024 dengan tema Air Untuk Kesejahteraan Bersama (Water for Shared Prosperity).

"Sistem Subak yang dipraktikkan Indonesia sangat erat kaitannya dengan topik besar Water for All: Harmony Between Human and Naturevyang diangkat dalam 18th World Water Congress," kata Basuki saat Sesi Khusus China dalam World Water Congress ke-18, di Beijing, Selasa (12/9).

Basuki menyebut bahwa sistem Subak merupakan manifestasi dari hubungan yang erat yang tidak terpisahkan antara Tuhan, manusia dan alam dalam menghasilkan makanan dan kebutuhan lainnya. Subak mencerminkan konsep filosofis Tri Hita Karana yang menyatukan alam roh, dunia manusia, dan alam/lingkungan.

"Subak merupakan sistem irigasi Bali sebagai perwujudan tatanan hukum budaya dengan ciri-ciri, yaitu kemandirian sosial, ketahanan pangan dan kekuatan agama dengan tekad dan semangat gotong royong memperoleh air untuk menghasilkan makanan, khususnya beras dan palawija," kata Basuki.

Sistem irigasi Subak di Bali, menurut Basuki, akan menjadi salah satu destinasi kunjungan lapangan dalam World Water Forum ke-10 di Bali. Saat ini, sistem dan lanskap Subak telah diakui menjadi salah satu Warisan Budaya Dunia dari UNESCO.

Basuki juga mengingatkan peserta bahwa pada 12-13 Oktober 2023 akan dilaksanakan Stakeholder Consultation Meeting ke-2 di Bali sebagai bagian persiapan dan rangkaian penyelenggaraan World Water Forum ke 10 di Bali tahun 2024 yang akan datang, dan agar para tamu yang hadir saat itu juga datang ke Bali.

Pada malam harinya, Basuki Hadimuljono dan rombongan menghadiri sesi ramah tamah dengan Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, mahasiswa asal Indonesia dan WNI di Wisma Duta, Kompleks KBRI Beijing.

"Kayaknya saya sudah bangun banyak sekali ada 61 bendungan selama 10 tahun, begitu diskusi dengan menteri di sini ada 98 ribu bendungan. Bayangkan, bendungan besar dan kecil. Di Indonesia bendungan besar tingginya 15 meter lebih atau kapasitasnya lebih dari 500 ribu meter kubik, di Tiongkok ini disebut bendungan besar kalau kapasitasnya lebih dari 100 juta meter kubik, semua besar-besaran," ujar Basuki dalam acara tersebut.

Ia pun berpesan agar para mahasiswa dapat belajar sebaik-baiknya.

"Bagi mahasiswa yang sekarang sedang sekolah, sekolah dulu, jangan mikir macam-macam. Tekuni bidang-bidang yang spesialis misalnya sipil geoteknik, terowongan, irigasi, agar betul-betul kuat di bidangnya," kata Basuki. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.