El Nino, Kesempatan Tingkatkan Produksi Pangan Dalam Negeri
📅 Selasa, 12 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiKepentingan Rakyat
Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan saat produksi beras turun karena dampak El Nino dan pembatasan impor dari negara-negara produsen, maka mau tidak mau solusinya adalah memaksimalkan produksi dalam negeri. Salah satunya dengan rekayasa teknologi untuk membantu peningkatan produksi beras seperti teknologi rekayasa cuaca untuk hujan buatan.
"Jadi, swasembada pangan dari domestik. Kebutuhan pangan, bukan dipenuhi dari impor, tetapi dari produksi domestik," tegas Esther.
Dalam tataran kebijakan pun, pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyat, terutama petani, bukan para rent seeker yang mendapat dana taktis non budgeter. Keahlian petani yang harus ditingkatkan melalui bimbingan teknis bercocok tanam. Kemudian, menjamin ketersediaan bahan input dan sarana prasarana pertanian seperti pupuk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, mengatakan sepakat dengan rencana memproduksi pangan di negara sendiri, bukan melalui rencana impor beras 400 ribu ton termasuk 250 ribu ton dari Kamboja.
"Impor seharusnya bisa diantisipasi, kalau cadangan beras pemerintah kuat dan penguatan cadangan itu sesuai dengan biaya produksi petani dan harga pasar," katanya.
Peneliti Ekonomi Indef, Nailul Huda, mengatakan impor beras akibat El Nino sebenarnya bisa diatasi apabila kebijakan perberasan nasional dijalankan dengan baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Stok beras di Gudang Bulog sangat tipis dan kebijakan stabilisasi harga beras oleh Badan Pangan tidak optimal. Makanya, harga beras tidak kunjung turun," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!