Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peran Ulama dalam Kebijakan Publik

📅 Senin, 11 Sep 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peran Ulama dalam Kebijakan Publik Doc: ANTARA/HO-MUI Kabupaten Bogor
Ket. Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Bogor Dr Aep Saepudin Muhtar memberikan materi dalam kegiatan PKU di Wisma Dharmais? Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (10/9).

BOGOR - Para ulama diingatkan agar mengambil peran dalam kebijakan publik. "Peran ulama sangat penting untuk membimbing masyarakat dan pemerintah dalam mengambil kebijakan berkaitan dengan isu-isu krusial masyarakat," ujar Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Dr Aep Saepudin Muhtar, Minggu (10/9).

Dia mengatakan ini saat memberi materi dalam kegiatan Pendidikan Kader Ulama angkatan XVII MUI Kabupaten Bogor di Wisma Dharmais Sukaraja, Bogor. "Ulama bukan hanya menjadi penjaga agama. Mereka juga pemimpin moral dalam masyarakat. Oleh karena itu, peran mereka dalam kebijakan publik sangatlah penting," tandasnya.

Dosen Universitas Djuanda Bogor itu bersama peserta PKU XVII menggali lebih dalam pemikiran atau gagasan para ulama klasik dan kontemporer berkaitan dengan perannya dalam mengatasi masalah sosial masyarakat. Ulama yang dibahas di antaranya, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Al-Ghazali, Al Mawardi, Muhammad Qutb, dan Yusuf Al Qardhawi.

Dia mengutip pendapat Al Ghazali, agama dan kekuasaan adalah saudara kembar. Agama merupakan fondasinya, sedangkan kekuasaan adalah penjaganya. Agama dan negara saling membutuhkan, memperkokoh satu sama lain. Hal ini dirumuskan demi terciptanya kebaikan masyarakat dalam kehidupan keagamaan dan bernegara.

Sementara itu, Arsyi Haikal, mahasiswa PKU angkatan XVII utusan MUI Kemang, mengatakan topik yang dibawakan pimpinan MUI Kabupaten Bogor ini sangat penting untuk menyadarkan para peserta akan positioning strategy ulama dan kader dalam konstelasi politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.