Ayo Kurangi Asap Kendaraan, TransJakarta Nilai Bus Berbasis Listrik Efektif Kurangi Polusi Udara
Senin, 11 Sep 2023, 00:57 WIBJakarta - Ayo kurangi asap kendaraan, Direktur Operasi dan Keselamatan TransJakarta Daud Joseph menilai bus berbasis listrik efektif mampu mengurangi polusi udara di Jakarta sebagai transportasi ramah lingkungan.
"Iya efektif sekali karena pengurangan emisinya itu 9,9 persen," kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Dia memberikan contoh saat ini terdapat 52 bus yang dioperasikan dan terlokalisirdi kawasan Jakarta Selatan dengan harapanmemengaruhi akses daerah kecil lainnya.
Menurut dia, jika suatu kawasan yang tadinya penuh asap kemudian tersedia bus listrik maka dipastikan mampu mengurangi polusi di daerah itu.
Maka dari itu, pihaknya berharap, masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi dengan menggunakan transportasi umum. Hal ini, lantaran juga perlu adanya kesadaran diri dari setiap pihak.
"Karena 52 bus ini harus melawan 25 juta kendaraan yang ada di Jakarta, tidak akan berarti banyak jika belum ada kesadaran dari masyarakat," katanya.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) optimistis menyediakan seluruh armada berbasis penggerak listrik pada 2030 sebagai upaya menciptakan layanan mobilitas masyarakat yang bersih dan tidak menghasilkan polusi.
"Ditargetkan tahun 2027 sebanyak 50 persen bus Transjakarta berbasis listrik dan tahun 2030 akan sepenuhnya 100 persen listrik," ujarnya.
Daud mengatakantarget itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1053 Tahun 2022 tentang Pedoman Percepatan Program Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dalam Layanan Angkutan Transjakarta.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menargetkan menambah 400 bus listrik hingga Tahun 2025.
Pada 2023 ini, PT Transjakarta berencana menambah 190 bus listrik untuk mendukung kualitas udara Jakarta lebih ramah lingkungan.
Dengan tambahan 190 bus listrik maka total menjadi 220 bus listrik. Saat ini baru ada 30 bus listrik yang sudah mengaspal di Jakarta.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Biar Nggak Macet, Pemkab Bogor Buka Jalur Alternatif Baru ke Puncak
-
Libur Angkot Kawasan Puncak Jadi 5 Hari, Sopir Terima Kompensasi Rp1 Juta
-
Kanker Paru Kini Mengintai Non-Perokok, Penyintas Desak Akses Diagnosis dan Obat Inovatif
-
Persija Jadi Klub Sepak Bola Pertama di Indonesia yang Gunakan Bus Listrik
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan di NTT Jelang Libur Panjang Hari Raya
-
Uji coba bus listrik di Bogor
-
Ini yang Akan Dilakukan John Herdman Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Bulgaria
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.