Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemeritah Tingkatkan Kualitas UMKM melalui Hilirisasi

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 08:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemeritah Tingkatkan Kualitas UMKM melalui Hilirisasi Doc: ANTARA/HO-KemenkopUKM
Ket. Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba

JAKARTA - Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menyelenggarakan pelatihan dan membangun pabrik dalam rangka mendukung hilirisasi industri. Dalam jangka pendek, pemerintah meningkatkan hilirisasi di sektor UMKM dengan ekosistem yang sudah siap, seperti industri furnitur di Jawa Tengah.

"Kami membuat pabrik supaya standarnya sama seperti di luar negeri. Kami latih juga kemampuannya," kata Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman di Jakarta, Selasa (5/9).

Ekosistem UMKM tersebut, lanjut Hanung, sudah terbentuk meskipun memiliki pabrik yang sederhana dan keterampilan pekerja yang berbeda-beda. Karena itu, dia mengatakan pemerintah memberi bantuan melalui pembangunan pabrik dan pelatihan keterampilan.

"Untuk jangka pendek, prioritasnya yang ekosistemnya sudah ada. Supaya cepat," ujar Hanung.

Terkait dengan jangka panjang, Hanung menjelaskan Kemenkop UKM fokus menuntaskan pembangunan pabrik atau rumah produksi bersama berdasarkan sektor-sektor yang telah dipetakan. Dia memaparkan pemetaan sembilan komoditas unggulan meliputi nikel, rotan, karet, tanaman herbal, kelapa sawit, kelapa, kakao, rumput laut, dan ikan.

Proyek Pendahuluan

Hanung mengatakan bahwa saat ini sedang berlangsung proyek pendahuluan rumah produksi di sejumlah daerah, yakni furnitur dari rotan di Jawa Tengah, pasta cabai merah di Sumatera Utara, pengelolaan daging sapi di Nusa Tenggara Timur, dan biofarmaka atau tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik, dan kesehatan di Kalimantan Timur.

Lebih lanjut, Hanung mengatakan proyek pendahuluan rumah produksi juga berlangsung di Sulawesi Utara untuk pengelolaan serat kelapa, pengelolaan garam di Sulawesi Selatan, hingga pengelolaan karet dengan bahan baku SIR 20 dan RSS dan Kalimantan Selatan. Selain itu, Kemenkop UKM juga menyelenggarakan pelatihan kepada masyarakat untuk menjalankan ekosistem dalam rumah produksi bersama.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Butuh waktu yang panjang untuk membangun hilirisasi," kata Hanung.

Melalui hilirisasi, Hanung meyakini UMKM dapat terpacu untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Menurut dia, dengan mengolah bahan mentah menjadi produk jadi maupun setengah jadi, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Dia mengatakan meningkatkan kualitas UMKM tersebut dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.