Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Ajak Dukung KPU-Bawaslu Sukseskan Pemilu

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Ajak Dukung KPU-Bawaslu Sukseskan Pemilu Doc: jatengprov.go.id
Ket. Pemilu serentak -- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jateng, Senin (4/9), pemilu serentak di tahun 2024 siap digelar.

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengajak kepala daerah beserta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) mendukung penuh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024.

"Untuk mewujudkan Pemilu 2024 bebas dari hoaks, dibutuhkan dukungan penuh dari pemda beserta forkopimda dalam membantu KPU dan Bawaslu," katanya usai memberi arahan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan tema Menjaga Kondusivitas Wilayah dalam Rangka Sukses Pemilu Serentak Tahun 2024 di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (4/9).

Kalau kemudian forkopimda nanti roadshow bertemu dengan kelompok-kelompok masyarakat tokoh agama, lanjut Ganjar, semua akan lebih baik.

Menurut Ganjar, hoaks atau berita bohong menjadi potensi yang patut diwaspadai pada pelaksanaan semua tahapan Pemilu 2024. "Hoaks hati-hati, isu SARA, terus kemudian narasi-narasi yang tidak diikuti dengan data dan tentu saja itu akan bisa membikin sakit hati," ujarnya.

Oleh karena itu, agar Pemilu 2024 dipenuhi dengan narasi baik disertai data, menurut dia, masyarakat harus diedukasi supaya terhindar dari hoaks serta kampanye hitam.

"Yang bagus adalah bagaimana kita memunculkan ide gagasan maka terjadi perdebatan yang baik, tetapi bukan blackcampaign dan hoaks, itu yang menurut saya penting," tegasnya.

Ganjar mengaku senang karena berdasarkan informasi yang diterimanya dari Badan Intelijen Negara (BIN), Jawa Tengah menjadi provinsi dengan sebaran isu-isu hoaks terendah di antara daerah yang lain. "Itu artinya partisipasi masyarakat yang sangat bagus, insyaallah Jawa Tengah sudah siap untuk menyelenggarakan Pemilu 2024," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengingatkan pentingnya mewaspadai sejumlah isu strategis yang biasanya muncul saat pemilu maupun pilkada.

Wagub menyebutkan isu-isu yang menjadi potensi permasalahan, antara lain, ada keberpihakan ASN atau aparat lain dalam mendukung dan memfasilitasi peserta pemilu atau pilpres.

Selain itu, politik transaksional caleg, pasangan calon, tim kampanye, dan tim sukses, penggunaan medsos untuk black campaign, dan penyebaran isu hoaks, politik identitas, dan ujaran kebencian, serta pelaksanaan tahapan pemilu dan penyusunan daftar pemilih.

Ia memandang perlu mencegah hal-hal berpotensi menimbulkan kerawanan di tengah masyarakat. Hal ini membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik dari penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, maupun partai politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.