Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Ada Korban, BPBD NTT Pantau Dampak Gempa Magnitudo 6,1 di Pulau Timor

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ada Korban, BPBD NTT Pantau Dampak Gempa Magnitudo 6,1 di Pulau Timor Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kupang
Ket. Para anggota SAR Kantor Basarnas Kupang sedang melakukan pemantauan terhadap dampak gempa bumi magnitudo 6,1 di Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis, malam.

Kupang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur terus melakukan pemantauan terhadap dampak gempa bumi magnitudo 6,1 yang dirasakan di enam kabupaten di Pulau Timor pada Kamis (31/8) malam.

"Kami masih terus melakukan pemantauan terhadap dampak gempa bumi magnitudo 6,1 yang melanda enam kabupaten di Pulau Timor. Koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota terus dilakukan untuk mengetahui dampak gempa bumi yang terjadi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Ambrosius Kodo kepada ANTARA di Kupang, Kamis.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan sementara yang diterima BPBD NTT bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 itu mengakibatkan tiga rumah penduduk di Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengalami retak pada dinding bangunan.

Tiga rumah warga yang mengalami kerusakan itu terdapat di dua desa yaitu rumah milik Buce Fai warga Oeltaupi RT01/RW001 Dusun I Desa Fetomone retak pada bagian tembok rumah, sedangkan dua rumah penduduk lainnya terdapat di Desa Taneotop milik Yeremias Lasi dan Yunus Mateos Balan tembok rumah mengalami retak-retak.

Dia mengatakan, BPBD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) masih terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat gempa bumi yang dirasakan hampir di seluruh Pulau Timor itu.

"Sesuai laporan yang kami terima hanya ada tiga rumah yang mengalami retak akibat gempa. Belum ada laporan tentang adanya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. BPBD di semua kabupaten/kota di Pulau Timor masih melakukan pemantauan," kata Ambrosius Kodo.

Ia berharap, gempa bumi magnitudo 6,1 itu tidak berdampak pada kerusakan yang serius.

"Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang serius," kata Ambrosius Kodo.

Sementara itu Kantor Basarnas Kupang juga terus melakukan pemantauan ke semua daerah di Pulau Timor untuk mengetahui dampak gempa bumi magnitudo 61 yang melanda Pulau Timor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.