PSSI Evaluasi Ikut Piala AFF
📅 Rabu, 30 Agu 2023, 06:33 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mempertimbangkan opsi Timnas Indonesia absen di Piala AFF. Wacana itu muncul karena keputusan wasit kerap merugikan Timnas Indonesia saat tampil di serangkaian turnamen garapan AFF, baik Piala AFF U-19, U-23, maupun senior.
Wasit asal Jepang yang memimpin final Piala AFF U-23 2023, Hiroki Kasahara, menjadi sorotan. Dia dinilai beberapa kali membuat keputusan keliru di laga yang mempertemukan Tim Indonesia U-23 kontra Tim Vietnam U-23 di Stadion Rayong Provincial Stadium, Sabtu (26/8).
Salah satu kesalahan fatal Hiroki Kasahara adalah tidak memberi kartu kepada pemain Tim Vietnam U-23, Nguyen Hong Phuc. Dalam siaran ulang terlihat jelas, Nguyen Hong Phuc dengan sengaja menyikut kepala belakang fullback kiri Tim Indonesia U-23, Haykal Alhafiz. Selain itu, juga ada asisten wasit.
Situasi itu membuat PSSI akan meninjau kembali keikutsertaan Timnas Indonesia di ajang AFF. Apalagi Turnamen AFF juga bukan termasuk kalender FIFA.
"Terutama ini kasus yang berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran. Pendek kata, ada berat sebelah begitu di final kemarin," ujar Sumardji di situs resmi PSSI, Selasa (29/9). "Kami akan evaluasi seperti apa keikutsertaan di AFF ini," sambungnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
PSSI melalui BTN menanggapi serius sikap wasit di laga final tersebut. Sumardji berharap ke depannya ada evaluasi menyeluruh dari AFF terhadap kinerja wasit di Piala AFF U-23 2023.
"Jujur saja, wasit kemarin banyak yang menjadi catatan kita. Mungkin perlu kita evaluasi bagaimana keikutsertaan kita di AFF. Karena wasit seperti itu ya perlu dievaluasi ke depannya," tandas Sumardji.
PSSI saat ini tengah meninjau ulang video pertandingan final Piala AFF U-23 2023. Nantinya, PSSI akan melayangkan surat protes kepada pihak AFF. Akibat keputusan merugikan dari wasit, Tim Indonesia U-23 kalah 5-6 dari Tim Vietnam U-23 lewat adu penalti. Masyarakat mengharapkan PSSI mengirim surat protes atas kepemimpinan wasit negeri Sakura itu dalam laga final.
Sebaiknya Anda baca juga:
Panggil 24 Pemain
Sementara itu, PSSI telah memanggil 24 pemain untuk pertandingan FIFA "Match Day" melawan Turkmenistan, yang akan berlangsung 8 September di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Para pemain tersebut akan mulai berkumpul 4 September.
Untuk kali ini, pelatih timnas Shin Tae-yong juga memanggil para pemain yang berkarier di luar negeri seperti Asnawi Mangkualam (Jeongnam Dragons), Sandy Walsh (KV Merchelen), Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim), Shayne Pattynama (Viking VK), dan Saddil Ramdani (Sabah FC).
Selain pemain-pemain yang sudah pernah membela timnas, pelatih Shin juga memanggil beberapa pemain debutan seperti Wahyu Prasetyo (PSIS), Ryan Kurnia (Persib), dan Aji Kusuma (Persija). Salah satu pemain debutan, Wahyu Prasetyo, bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Dia berjanji akan memaksimalkan pemanggilan ini.
"Yang pasti bersyukur dan sangat senang dengan pemanggilan perdana di timnas. Saya sendiri akan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya. Saya berusaha untuk maksimal latihan dan pertandingan bila diberi kesempatan oleh pelatih," kata Wahyu.
Persib Bandung menjadi tim penyumbang terbanyak untuk pemanggilan kali ini. Ada empat pemain. Disusul Borneo FC, PSM Makassar, dan Persikabo yang masing-masing berkontribusi tiga pemain. ben/Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!