Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Nilai Gen Z Berkontribusi Jadikan Ekonomi Indonesia Terbesar ke-4 Dunia

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 09:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Nilai Gen Z Berkontribusi Jadikan Ekonomi Indonesia Terbesar ke-4 Dunia Doc: antara
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi narasumber pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Universitas Pancasila (UP) Tahun Ajaran 2023/2024 di Gedung Serba Guna UP, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Senin (28/8/2023).

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menilai generasi Z (gen Z) memiliki kontribusi penting untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2050.

"Ini akan menjadi generasi inovasi yang brilian, generasi inovasi yang memajukan negara, generasi yang membuat Indonesia setara dengan negara-negara maju di dunia," katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (28/8).

Hal itu dikatakan Ganjar dalam acara pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Universitas Pancasila (UP) Tahun Ajaran 2023/2024 di Gedung Serba Guna UP, Jakarta.

"Merekalah anak-anak muda yang saya sebut generasi inovasi, inilah yang akan merespons persoalan dan perubahan," ujarnya.

Di hadapan 2.100 mahasiswa baru UP, Ganjar memaparkan data Dana Moneter Internasional (IMF) menyebutkan posisi perekonomian Indonesia tahun 2016 berada di peringkat ke-8 dengan total produk domestik bruto (PDB) per kapita sebesar 3.605 dolar AS.

Sementara, data PricewaterhouseCooper (PWC) menyebutkan Indonesia diproyeksikan berada di posisi ke-7 sebagai negara dengan perekonomian terbesar dunia, lewat perkiraan pendapatan per kapita sebesar 10.000 dolar AS. Lalu di tahun 2050 mendatang, ekonomi Indonesia diperkirakan menempati posisi empat besar.

Kata Ganjar, kondisi perekonomian Indonesia pun akan lebih unggul dariBrasil, Rusia, Meksiko, hingga Jepang dengan perkiraan pendapatan per kapita sebesar 23.000 dolar AS.

Dia menekankan pentingnya kontribusi gen Z, agar Indonesia menjadi negara maju di tahun 2050 mendatang, dengan berbagai inovasi dan kolaborasi kreatif, yang bisa terus dilakukan lewat berbagai dukungan pemerintah.

Ganjar juga menyoroti pentingnya peran dunia pendidikan, sebagai garda terdepan gen Z menuju kemajuan Indonesia di tahun 2050. Melalui pemberian knowlage basic dan kompetensi bidang dengan kurikulum adaptif.

Selain itu, gen Z mesti disediakan ruang kreatif untuk bisa menjawab semua keilmuan, yang didapatkan dari pelajaran dan pendidikan di perguruan tinggi.

"Kalaulah Pak Jokowi hari ini sudah membereskan infrastruktur,wabilkhusus fisik umpama jalan, terus kemudian transportasi dengan berbagai matra, maka berikutnya dengan bonus demografi ini tidak ada pilihan lain," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.