- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mendag AS: Penting untuk M...
Mendag AS: Penting untuk Menjaga Hubungan Dagang Stabil dengan Tiongkok
Senin, 28 Agu 2023, 15:35 WIBBEIJING - Menteri Perdagangan Amerika Serikat Gina Raimondo memulai pembicaraan dengan pejabat Pemerintah Tiongkok pada Senin, (28/8) dengan mengatakan bahwa menjaga hubungan dua ekonomi terbesar di dunia tersebut adalah hal yang sangat penting.
Raimondo bermaksud meningkatkan hubungan bisnis pada saat perusahaan AS melaporkan meningkatnya tantangan dalam beroperasi di Tiongkok, sementara pihak Tiongkok mengecam keras AS yang berusaha menghalang-halangi akses bagi produk semikonduktor mereka.
Menurut Raimondo, seluruh dunia berharap AS dan Tiongkok menjalin hubungan ekonomi yang stabil karena kedua negara memiliki hubungan dagang dengan nilai lebih dari 700 miliar dolar AS per tahun.
"Ini memang hubungan yang rumit, hubungan yang menantang.. Kami tentu saja tidak setuju dalam beberapa isu tertentu. Saya kira kami bisa membuat kemajuan jika kami mempunyai hubungan langsung, terbuka dan praktis," kata Raimondo.
Raimondo mengadakan pembicaraan selama tiga hari dengan pemimpin pemerintah dan bisnis Tiongkok dalam usaha untuk meningkatkan hubungan dagang antara dua negara ekonomi terbesar di dunia itu.
Ia juga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao selama dua jam pada Senin.
Menurut Wang, hubungan dagang Tiongkok-AS tidak hanya penting untuk kedua negara, tetapi juga untuk dunia dan ia menghargai pernyataan Raimondo yang menyatakan bahwa ia menyukai berdagang dengan Tiongkok.
"Ia menyatakan siap bekerja sama untuk "menumbuhkan lingkungan kebijakan yang lebih menguntungkan bagi kerja sama yang lebih kuat antara perusahaan-perusahaan kita guna meningkatkan perdagangan bilateral dan investasi dengan cara yang stabil dan dapat diprediksi," kata Wentao.
Raimondo mengatakan bahwa AS dan Tiongkok "telah bekerja selama musim panas untuk membentuk pertukaran informasi dan kelompok kerja baru yang akan memungkinkan kedua negara untuk memiliki keterlibatan yang lebih konsisten dalam hubungan mereka.
Beberapa anggota Kongres dari Partai Republik mengecam usulan agar AS menyetujui membentuk kelompok kerja dengan Tiongkok dengan subjek kontrol ekspor cip semikonduktor.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Semarang Duduki Peringkat Tiga Kota Paling Toleran se-Indonesia 2025
-
Inter Milan Berpeluang Kunci Gelar
-
Edukasi Gigi dan Mulut di Sekolah, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Sejak Dini
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.