Pemkot Pekalongan Kampanye Setop Boros Pangan
📅 Kamis, 24 Agu 2023, 16:32 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan
PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus menggencarkan kampanye Setop Boros Pangan pada masyarakat agar bijak berbelanja sesuai dengan kebutuhan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan Muadi di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa kegiatan kampanye Stop Boros Pangan hingga kini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat sehingga pihaknya berupa menyelipkan edukasi terkait perilaku hemat pangan.
"Kami perlu melakukan langkah strategis dengan mengkampanyekan Setop Boros Pangan. Bagaimana caranya? tentu dengan tidak membelanjakan bahan pangan atau makanan berlebihan karena akan membusuk di kulkas," katanya.
Muadi mengajak masyarakat mulai sekarang membeli bahan pangan atau makanan seperlunya daripada tidak digunakan dan terbuang begitu saja padahal banyak keluarga lain yang masih membutuhkan.
Dampak El-Nino yang sedang mengancam krisis pangan, kata dia, maka semua pihak perlu mengintensifikasi tanaman atau meningkatkan produksi bahan pangan dengan memanfaatkan pekarangan atau lahan di sekitar tempat tinggal.
"Kami berharap program Stop Boros Pangan dapat diterapkan dengan mengonsumsi makanan sampai habis tidak bersisa. Sementara belanja bijak dapat diaplikasikan dengan membeli keperluan pangan sesuai kebutuhan dan tidak perlu sampai melakukan aksi borong," katanya.
Menurut Muadi, dengan menerapkan Setop Boros Pangan ini maka hal ini sebagai langkah menjaga ketahanan pangan.
"Kami menilai perilaku boros pangan selain bagian dari perilaku mubazir juga berdampak merugikan secara ekonomi bahkan lingkungan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!