Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aroma Kemewahan Melati India yang Meresapi Industri Parfum Global

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Proses untuk mengekstrak minyak dari bunga melati membutuhkan jam kerja yang panjang. Para perempuan yang memetik melati, baik untuk dewa, pernikahan, pemakaman, atau parfum mahal, tidak punya waktu untuk mengambil daya tariknya. Di ladang melati di pinggiran kota kuno, para perempuan dengan amat hati-hati menggerakkan cabang-cabang semak, mencari kuncup melati yang sempurna.

Sementara itu pabrik pengolahan beroperasi sepanjang waktu di musim panen, dengan para pekerja menyortir bunga yang baru dipetik dan menunggu kuncup berbentuk lonjong mekar. "Begitu mulai mekar, bunga melati ini mulai mengeluarkan keharumannya," kata Palaniswamy.

Pada larut malam saat aroma semerbak melati memenuhi udara, para pekerja bergegas mengumpulkan bunga dan memasukkannya ke dalam ekstraktor. Melati yang baru dipetik direndam dalam pelarut untuk menyerap molekul wewangian hingga menghasilkan ekstrak malam (lilin) yang disebut substansi. Substansi ini lalu diproses lebih lanjut dengan alkohol untuk menghilangkan malam dengan hati-hati, yang kemudian menghasilkan biang yang kuat wanginya. Biang inilah yang menjadi bahan utama dalam parfum.

"Sekitar 700 kilogram melati segar disuling hingga menjadi hanya satu kilogram minyak, dan laku dijual sekitar 4.200 dollar AS," kata Palaniswamy.

Tapi Amsavalli Karuppuswamy, yang menjalankan sebuah kios di luar pasar bunga tempat dia merangkai bunga menjadi karangan bunga, mengatakan melati segar akan selalu lebih penting daripada minyak wangi apa pun.

"Saya akan terus melakukan pekerjaan ini sampai saya mati. Perempuan itu bak melati, oleh karena itu kami melakukan ini," kata dia. "Wanginya tidak sebanding dengan bunga melati sejati, dan tidak ada yang bisa menandingi keharuman melati yang sebenarnya," imbuh dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.