Perkuat Kerja Sama, Mangkunegara X Sebut Pentingnya Kolaborasi Pada Upacara Kemerdekaan
Kamis, 17 Agu 2023, 10:05 WIBSolo - Perkuat kerja sama, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X menyebut pentingnya kolaborasi pada upacara kemerdekaan dalam rangka HUT ke-78 Republik Indonesia di Lapangan Sriwedari, Solo.
"Kita melihat hari ini di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta begitu banyak kemajuan di Kota Solo yang hadir dari kolaborasi masyarakat, swasta, dan pemerintah. Ini landasan bagi kami Mangkunegaran sebagai mitra strategis untuk terus-menerus merajut kolaborasi," katanya saat menjadi inspektur upacara di Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Ia mengatakan momentum tersebut menjadi panggilan refleksi semangat untuk terus melaju menuju Indonesia Maju.
"Setiap kita mewarisi jiwa dan semangat 45, semangat kebersamaan. Mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan golongan jadi modal kita untuk mewujudkan Indonesia maju sebagai suatu pencapaian bangsa," katanya.
MangkunegaraX mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan kuat.
"Besar dengan budaya yang dimiliki dan kuat dengan sumber daya manusia yang saling bergandengan tangan demi kemajuan bersama," katanya.
Pada amanatnya MangkunegaraX juga menyinggung pentingnya memanfaatkan teknologi yang saat ini terus berkembang pesat.
"Ini adalah kesempatan untuk terus melaju mengikuti perkembangan dan mendukung perubahan. Kita adalah agen perubahan untuk membangun Kota Solo sebagai kota budaya yang modern, tangguh, kreatif, dan sejahtera. Gotong-royong adalah kunci," katanya.
Menurut MangkunegaraX, penting melestarikan kebudayaan dan meningkatkan sektor pariwisata.
"Kebersamaan ini yang melahirkan banyak bukti pencapaian. Kita semua adalah bagian yang sama dengan kemampuan dan peran yang berbeda-beda, namun saling mengisi satu sama lain. Memasuki tahun ini kita kedepankan semangat juang 45 dan semangat gotong-royong, kolaborasi musyawarah untuk mufakat, dan mencapai Indonesia yang berdaulat dalam politik berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kejari Jakarta Barat Ringkus Terpidana Mafia Tanah yang Buron Sembilan Tahun
-
Sisa 10 Hari! DJP Kejar 2,5 Juta SPT Lagi, Cek Cara Lapor 'Nihil' Paling Cepat di Sini
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia
-
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Minggu
-
Harga Cabai dan Daging Ayam Picu Kenaikan IPH Selama Ramadan
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
-
Popi Ayer: Tanpa Perlindungan, Nelayan Kecil Papua Terancam Kapal Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.