Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jambore Pramuka Dunia Ditutup dengan Konser K-pop

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jambore Pramuka Dunia Ditutup dengan Konser K-pop Doc: ABS-CBN/EPA-EFE/Kementerian Gender Korea Selatan
Ket. Foto yang disediakan Kementerian Gender, Kesetaraan, dan Keluarga Korea Selatan menunjukkan peserta Jambore Pramuka Dunia ke-25 menikmati konser K-Pop di acara penutupan di Stadion Piala Dunia Seoul di Seoul, Korea Selatan, 11 Agustus 2023

SEOUL - Puluhan ribu pramuka menari, bernyanyi, dan melambaikan tongkat cahaya di festival K-pop besar-besaran di Seoul pada Jumat (11/8). Korea Selatan berusaha menyelamatkan jambore yang dilanda masalah dengan menampilkan "kekuatan budaya Korea".

Jambore dunia empat tahunan mengumpulkan 43.000 pandu di Jeolla Utara. Namun gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya memicu penyakit massal, kontingen AS dan Inggris pulang lebih awal di tengah kondisi perkemahan yang mengerikan, dan badai tropis akhirnya memaksa dilakukan tindakan evakuasi penuh minggu ini.

Pramuka tersebar di seluruh negeri dan dikirim dalam tur budaya yang disponsori pemerintah. Tetapi konser "K-pop Superlive" - ??yang menampilkan aksi para bintang K-pop termasuk NewJeans dan The Boyz - menyatukan kembali semua peserta jambore untuk grand final.

Puluhan ribu pramuka dengan seragam warna-warni dan dasi, beberapa memakai cat wajah dan melambai-lambaikan bendera, memenuhi Stadion Piala Dunia Seoul pada Jumat.

"Beberapa hari terakhir tidak mudah," kata Ahmad Alhendawi, Sekjen Organisasi Gerakan Pramuka Dunia, pada upacara penutupan resmi menjelang konser.

Perdana Menteri Korsel Han Duck-soo mengatakan kepada para pandu, dia berharap "pengalaman budaya yang Anda alami di berbagai bagian Korea... akan tetap menjadi kenangan indah bagi Anda".

Grup K-pop termasuk HolyBang, The Boyz, ATBO dan The New Six yang mengenakan kostum bertema pramuka, tampil dengan tepuk tangan meriah dari peserta jambore .

Para pandu, banyak yang mengenakan jas hujan warna-warni, terlihat bernyanyi bersama, menari dan dengan antusias melambai-lambaikan tongkat cahaya.

Beberapa menggunakan ponsel mereka untuk mengabadikan wajah-wajah bintang K-pop, banyak yang merayakan dengan liar ketika kamera memperbesar wajah mereka, memproyeksikannya ke layar lebar.

Kontrol lalu lintas di Sangam-dong, distrik tempat stadion berada di Seoul, dimulai beberapa jam sebelum konser, mengakibatkan kemacetan parah di area tersebut. Lebih dari 1.000 unit bus membawa para pandu ke tempat tersebut.

Kementerian Kebudayaan Seoul mengatakan semua peserta jambore diberikan kartu foto BTS sebagai hadiah, disediakan gratis oleh agensi septet, HYBE. Kartu foto tersebut memiliki total nilai eceran 800 juta won ($600.000), menurut media lokal.

Program musik TV populer yang menampilkan beberapa aksi yang tampil di jambore, tiba-tiba dibatalkan karena alasan yang dirahasiakan.

Anggota parlemen Sung Il-jong menghadapi reaksi keras dari penggemar K-pop setelah mengatakan tentara harus membiarkan megabintang BTS - yang hiatus sementara karena dua anggotanya menjalani masa wajib militer - untuk bersatu kembali dan tampil di acara itu.

Kolumnis K-pop Isak Choi mengatakan di platform media sosial X, rencana itu mengkhianati "gagasan totaliter yang mengerikan bahwa negara memiliki K-pop".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.