El Nino Bakal Membuat Bencana Kelaparan Makin Parah
📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Kita sering mendengar petani merugi karena gagal panen akibat cuaca. Padahal, para ahli sudah berulang kali memperingatkan ancaman kelaparan dan kemiskinan karena perubahan iklim seperti El Nino," kata Bagong.
Pemerintah, paparnya, belum menyiapkan program yang benar-benar mendasar untuk mengantisipasi bencana tersebut. Di satu sisi, petani kesulitan mendapatkan beras murah karena harga terus naik, padahal mereka yang menanam. Gabah mereka pun selalu dibeli dengan harga murah oleh tengkulak.
"Selama ini, perencana kebijakan masih menganggap perubahan iklim dan kemiskinan sebagai dua masalah berbeda, kelihatan dari program-program yang disiapkan masih berjalan terpisah, belum untuk mengatasi dua persoalan dalam satu konteks," katanya.
Oleh karena itu, perlu keberpihakan pada petani, kebijakan pertanian dan perdagangan yang harus memprioritaskan kesejahteraan petani. "Itu dikombinasikan dengan intensifikasi diversifikasi produk, dan pertanian yang berkelanjutan," tutur Bagong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pengamat ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan pemerintah harus secepatnya menyalurkan bantuan ke Papua Tengah.
Soal kekeringan ini, kata Esther, yang bisa menolong adalah teknologi.
"Jadi saatnya menggunakan teknologi seperti hujan buatan atau teknologi yang lain untuk bisa menghindari kekeringan," ungkap Esther.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rekayasa teknologi sangat penting untuk membantu manusia tidak hanya untuk menghadapi fenomena perubahan iklim, tetapi juga untuk lahan pertanian supaya produktivitasnya meningkat.
Ke depan, produksi pangan Indonesia bisa cukup tanpa harus impor meski ada fenomena alam El Nino. Pendekatan teknologi bisa diterapkan untuk meningkatkan dan menjaga kualitas pangan lokal seperti yang dilakukan Thailand, Vietnam, Belanda, dan negara produsen lainnya yang mampu meningkatkan produksi karena rekayasa teknologi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!