Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terusan Korintus, Kanal Sempit Penghubung Ionia dengan Aegea

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Penundaan

Setelah kekuasaan Periander selesai, Demetrios Poliorkitis, Julius Caesar, Caligula dan Hadrian adalah penguasa Yunani lainnya yang mencoba menguraikan gagasan membangun terusan antara Teluk Korintus dan Teluk Saronic.

Dimitrios Poliorkiti, yang merupakan Raja Makedonia, memulai penggalian sebagai bagian dari proyek pada 307 SM. Namun ia membatalkan rencana tersebut setelah diberitahu oleh para insinyurnya bahwa terusan yang menghubungkan Laut Aegea dan Laut Adriatik akan membanjiri Laut Aegea, karena Dewa Poseidon menentang pembangunannya.

Diktator Romawi Julius Caesar telah memulai rencananya meskipun ada ramalan kelam dari filsuf Apollonius dari Tyana. Sayangnya ia dibunuh oleh konspirasi sekelompok senator Romawi, dipimpin oleh Gaius Cassius Longinus dan Marcus Junius Brutus, sebelum memulai pembangunan.

Caligula, penerus Caesar, Kaisar Romawi ketiga, melanjutkan rencana untuk membangun kanal. Namun, dia diperingatkan oleh para ahli Mesir yang secara keliru menyatakan Teluk Korintus lebih tinggi daripada Teluk Saronic. Nasibnya sama seperti Caesar, ia juga dibunuh sebelum memulai pembangunan.

Ketika Kaisar Nero berkuasa pada (67 M), ia menjadi orang pertama secara keseluruhan yang menggali tanah, menandakan dimulainya pembangunan terusan. Namun, kurangnya infrastruktur keuangan dan kematiannya karena dibunuh, membuat pembangunan terusan dihentikan secara tiba-tiba.

Ide pembangunan terusan baru dieksekusi pada akhir abad ke-19, diresmikan pada 25 Juli 1893. Pembangunan Terusan Korintus mengalami banyak kerumitan. Hal ini terkait dengan kepercayaan pada takhayul dan ortodoksi, ditambah dengan kurangnya fasilitas infrastruktur, kondisi geologis yang sulit, belum lagi perang yang berkecamuk menyebabkan terjadinya penundaan. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.