Gelombang Tinggi Meningkat Dua Hari Ini, Warga Pesisir Harus Waspada
Jumat, 04 Agu 2023, 10:57 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir waspada potensi gelombang tinggi hingga enam meter di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 4-5 Agustus 2023.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Jumat (4/8).
Ia mengatakan pola angin menjadi salah satu yang menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang tinggi.
Eko mengemukakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari selatan-barat daya dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan 8-30 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian selatan," katanya.
Kondisi itu, lanjutnya, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan timur Kepulauan Nias-Kepulauan Mentawai, Teluk Lampung, perairan Kupang-PulauRotte, Laut Sawu bagian utara, Selat Sumba bagian timur, Selat Ombai, Samudra Hindia Selatan Kupang, Laut Natuna, Selat Karimata, dan Laut Jawa.
Kemudian, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kota Baru, Laut Bali, Selat Lombok bagian utara, perairan Kepulauan Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores, perairan Wakatobi, perairan Manui-Kendari, perairan selatan Banggai-Sula, perairan selatan Pulau Buru-Pulau Seram, Laut Seram, perairan Fakfak, perairan Kaimana, perairan KepulauanKai-Kepulauan Aru, perairan KepulauanSermata-Kepulauan Tanimbar, dan Laut Banda.
Untuk gelombang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue, perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia Barat Aceh, Selat Bali-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sumba, perairan PulauSawu, Laut Sawu bagian selatan, Laut Arafuru, dan Samudra Hindia Selatan Pulau Sumba.
Sedangkan, untuk gelombang sangat tinggi di kisaran 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, perairan PulauEnggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Barat, perairan selatan Jawa Tengah-Yogyakarta-Jawa Timur, perairan selatan Bali-Nusa Tenggara Barat, Samudra Hindia Barat Kepulauan Nias-Lampung, dan Samudra Hindia Selatan Banten-Nusa Tenggara Barat.
"Untuk itu perlu diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PT KAI Telah Menanam 99.785 Pohon untuk Keberlanjutan Bumi
-
AS Putus Seluruh Hubungan Dagang dengan Spanyol
-
Penebaran 100 Ribu Benih Ikan guna Menjaga Ekosistem
-
Spanyol Kuasai Sepak Bola Dunia, Permainan Penuh Kontrol Antar La Roja Raih Gelar Piala Dunia Kedua
-
Bongkar Kunci Sukses Sleman, Bupati Harda Kiswaya Sebut Sinergi Desa Jadi 'Senjata Utama'
-
Satpol PP Bawa Pemuda Minta Uang Bermodus Habis Bensin ke Panti Sosial
-
Pelatih Maroko Akui Skuadnya Kalah Kualitas dengan Prancis Usai Kalah 0-2
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.