Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Likuiditas Global Ketat, Kredit Tumbuh Melambat

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Alternatif Pembiayaan

Dihubungi terpisah, pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan perlambatan penyaluran kredit di tengah longgarnya prosedur kredit bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

Pertama, hampir semua sektor juga mengalami perlambatan. "Hanya industri pengolahan saja yang berkontribusi paling besar ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 17 persen, sedangkan sektor lain melambat," kata Esther.

Kedua, masyarakat sekarang punya alternatif sumber pembiayaan tidak hanya dari perbankan, tetapi ada juga pinjaman online yang menawarkan kredit cepat dan tanpa agunan serta prosedur lebih mudah.

Ketiga, kredit mengalami kontraksi baik dari mikro, kecil, dan menengah. Satu-satunya yang menguat adalah kredit pemilikan rumah (KPR). Untuk kredit mikro dan kecil, karena ada alternatif sumber kredit dari pinjol. Sementara kredit menengah, lebih karena mereka posisinya wait and see dalam berinvestasi terutama di tahun politik. Demikian juga dengan kredit usaha besar.

"Saran saya, Bank Indonesia sebaiknya tetap stick on the rule jangan memaksakan untuk lebih melonggarkan atau obral kredit agar tidak ada peningkatan NPL," tutup Esther.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.