Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Truk Tangki Disiagakan untuk Atasi Krisis Air Bersih di Sukabumi

📅 Kamis, 27 Jul 2023, 01:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Truk Tangki Disiagakan untuk Atasi Krisis Air Bersih di Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Relawan PMI Kota Sukabumi menyalurkan air bersih ke permukiman warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Sukabumi - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat menyiagakan truk tangki air bersih untuk mengatasi kekeringan dan kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih pada puncak El Nino di daerah itu yang diperkirakan pada Agustus 2023.

"Truk tangki tersebut disiagakan untuk menyalurkan air bersih ke sejumlah lokasi yang berpotensi kekurangan atau kesulitan air bersih," kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Sukabumi Imran Whardani di Sukabumi, Rabu.

Ia menjelaskan dalam menghadapi dampak musim kemarau sudah dilakukan pembahasan tingkat PMI Pusat dan Provinsi Jabar melalui rapat koordinasi menyangkut hal tersebut.

Walaupun hingga saat ini belum ada laporan dan permintaan air bersih dari beberapa wilayah di Kota Sukabumi, kata dia, kesiapsiagaan harus tetap dilaksanakan sebagai antisipasi dan pemetaan daerah rawan.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi dan PDAM setempat untuk respons distribusi air bersih

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dishub Kota Sukabumi itu, menambahkan pihaknya juga terus melakukan kampanye hemat air melalui saluran media informasi dan media sosial, sebagai salah satu upaya kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan.

"Upaya penguatan lain, yakni kampanye hemat air dengan memanen air hujan dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang relatif bersih," katanya.

Imran mengatakan koordinasi multipihak dalam penyiapan alternatif kebijakan pemenuhan kebutuhan air di masyarakat melalui penyiapan sumur bor dan pengaturan distribusi air sudah dirancang oleh pihaknya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Namun, katanya, hal yang paling penting warga saat ini menghemat penggunaan air bersih dan memanfaatkan air hujan dengan cara menampung untuk cadangan pemenuhan kebutuhan pada puncak El Nino.

"Jikaterjadi kekeringan dan kesulitan air bersih masyarakat bisa memanfaatkan air hujan yang dicadangkan tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.