Gerakan Bapak Asuh Bantu Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
Selasa, 25 Jul 2023, 12:00 WIBJAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyampaikan bahwa gerakan bapak asuh dapat membantu mengatasistunting dan kemiskinan ekstrem.
"Gerakan bapak asuh anak stunting ini harus dilakukan secara masif di seluruh Indonesia," kata Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan, dan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (25/7).
Menurut dia, gerakan bapak asuh telah membantu penyediaan bahan pangan sumber protein hewani seperti telur, daging, dan ikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak yang mengalami stunting.
"Bantuan bisa berupa uang Rp15 ribu per hari, yang akan dikelola oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK)," katanya.
"BKKBN sendiri telah menyiapkan 200 ribu TPKdan 600 ribu orang yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader BKKBN di seluruh Indonesia," ia menambahkan.
Dia juga menyampaikan bahwa di lingkungan BKKBN Pusat total ada431 pegawai yang menjadi bapak asuh bagi 423 anak stunting.
Pejabat kementerian, lembaga pemerintah, swasta, dan perorangan, menurut dia, juga mendukung gerakan untuk membantu penanganan stuntingdengan menjadi bapak asuh atau kakak asuh.
Sukaryomengemukakan bahwa anak dari keluarga yang mengalami kemiskinan ekstrem lebih berisiko mengalami stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan kurang stimulasi.
"Di dalam keluarga berisiko stunting itu termasuk di dalamnya adalah keluarga yang miskin ekstrem. Jumlahnya 6,8 juta keluarga. Sedangkan jumlah keluarga miskin dan rentan adalah 29,7 juta keluarga," katanya.
Sedangkan jumlah keluarga dengan risiko stunting, menurut dia, sebanyak 13.511.649 keluarga dari total 71.334.664 keluarga di Indonesia berdasarkan hasilpemutakhiran data keluarga Indonesia tahun 2022.
Sukaryomengatakan bahwa pemberian bantuan bagi keluarga dengan risiko stuntingmelaluigerakan bapak asuh juga mencakup keluarga dengan kemiskinan ekstrem.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Generasi Muda RI Enggan Nikah dan Miliki Anak, BKKBN Temukan Faktor Utama Penyebabnya
-
Pertamina Pastikan Jaga Kesiapan Pasokan Jelang Idulfitri
-
IHSG Berpotensi Melemah, Pasar Cermati Perkembangan Konflik AS-Israel dengan Iran
-
KB Bank dan PNM Berdayakan 22,9 Juta Perempuan Prasejahtera Melalui Pembiayaan Rp500 Miliar
-
KKP Pastikan Layanan Pelabuhan Perikanan Tetap Optimal di Libur Lebaran 2026
-
Semakin Banyak Keluarga di Asia Tenggara Terjerat Utang
-
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pemudik Jaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Perjalanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.