Menteri Transportasi Singapura Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi
📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 13:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CNA
SINGAPURA - Menteri Transportasi Singapura S Iswaran ditangkap pada Selasa (11/7), namun dibebaskan kembali dengan jaminan, kata Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) Singapura, Jumat (14/7).
Berita mengenai Iswaran pertama kali mencuat pada Rabu, dia membantu lembaga antikorupsi itu mengungkap kasus. Belum ada rincian tentang sifat dari investigasi tersebut.
CPIB menanggapi pertanyaan CNA terkait penangkapan pengusaha miliarder Ong Beng Seng yang diungkapkan perusahaannyaHotel Properties Limited (HPL) pada Jumat pagi.
Taipan Malaysia yang berbasis di Singapura itu diminta CPIB untuk memberikan informasi terkait interaksinya dengan Iswaran.
CPIB mengatakan Ong ditangkap pada Selasa, dan kemudian dibebaskan dengan jaminan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai bagian dari jaminan, paspor subjek disita," kata agensi tersebut."Namun, subjek dengan jaminan dapat mengajukan permintaan bepergian ke luar negeri. CPIB akan menilai permintaan tersebut berdasarkan kasus per kasus."
CPIB mengatakan pihaknya menilai dan menyetujui permintaan Ong untuk bepergian ke luar negeri, dan jumlah jaminannya dinaikkan menjadi 100.000 dolar Singapura.
CNA menanyakan biro tentang jumlah jaminan Iswaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekembalinya (dari luar negeri), Ong wajib melapor ke CPIB dan menyerahkan paspornya," kata CPIB.
Badan tersebut mengatakan, karena penyelidikan sedang berlangsung, mereka tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut.
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menginstruksikan Iswaran untuk mengambil cuti hingga penyelidikan selesai.
Selama periode ini, dia akan tetap berada di Singapura dan tidak memiliki akses ke sumber daya resmi dan gedung pemerintah
Karier politik Iswaran sudah berlangsung lebih dari 26 tahun.Dia terpilih pertama kali pada 1997 sebagai Anggota Parlemen untuk GRC Pantai Barat, sebelum masuk ke Kabinet pada 2006.
Ia menjabat sebagai Menteri Perhubungan sejak Mei 2021 dan merangkap sebagai Menteri Hubungan Perdagangan di Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) sejak Mei 2018.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!