Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Segmen Korporasi Dorong Pertumbuhan Bisnis BRI

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Segmen Korporasi Dorong Pertumbuhan Bisnis BRI Doc: istimewa

JAKARTA - Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Agus Noorsanto mengatakan segmen korporasi (wholesale) memiliki peran tersendiri dalam mendorong pertumbuhan bisnis BRI, meski perseroan memiliki fokus di segmen UMKM yang menjadi portofolio kredit utama. Adapun segmen korporasi memiliki komposisi sebesar 18,45 persen dari total portfolio kredit BRI.

"Kami tetap memperhitungkan kontribusi segmen korporasi dalam mendorong pertumbuhan Current Account Saving Account atau CASA (dana murah) dan Fee Based Income atau FBI (pendapatan berbasis komisi)," kata Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/7).

Kontribusi segmen korporasi dilakukan melalui penguasaan transaksi bisnis dengan solusi layanan perbankan yang terintegrasi, seperti Cash Management, Trade and Guarantee, Forex, dan Investment Services.

Maka dari itu, dirinya menilai prospek segmen korporasi positif seiring dengan perekonomian yang mulai pulih, terutama korporasi-korporasi besar yang sudah mulai bangkit pasca pandemi.

Kredit korporasi BRI tumbuh melalui akuisisi secara selektif nasabah-nasabah baru, antara lain sektor agrikultur, pertambangan, barang konsumen yang bergerak cepat atau Fast Moving Consumer Goods (FMCG), telekomunikasi, serta sektor digital (pemain besar di bidang e-commerce dan fintech).

Pada kuartal I-2023, kredit korporasi mampu tumbuh 10,3 persen dibanding periode sama tahun lalu atau year-on-year (yoy) menjadi 190,5 triliun rupiah.

Layanan Transaksi

Segmen korporasi juga berkontribusi dalam meningkatkan angka layanan transaksi di BRI. Pada kuartal I-2023, tercatat volume transaksi trade finance tumbuh 37,5 persen (yoy) menjadi 136,7 triliun rupiah, volume Bank Garansi tumbuh 51,8 persen (yoy) menjadi 24,1 triliun rupiah, dan volume transaksi tunai tumbuh 42,2 persen (yoy) menjadi 1.621,8 triliun rupiah.

Agus menjelaskan pertumbuhan tersebut antara lain didukung oleh peluncuran platform solusi terintegrasi bagi para nasabah korporasi. "Dari peningkatan transaksi perbankan korporasi, hingga kuartal I 2023 tercatat pertumbuhan CASA korporasi 54 persen (yoy) menjadi 220,07 triliun rupiah dan pertumbuhan FBI korporasi 64 persen (yoy) menjadi 643,7 miliar rupiah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.