Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geopark Warisan UNESCO Jadi Penggerak Pembangunan

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Geopark Warisan UNESCO Jadi Penggerak Pembangunan Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas/am
Ket. Para pejabat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional foto bersama sejumlah delegasi ASEAN dan para pemuda yang mengikuti Unesco Global Geoparks Youth Marine Camp, Pulau Lengkuas, Belitung Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (4/7/2023).

JAKARTA - Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Vivi Yulaswati menyatakan Geopark yang menjadi warisan dunia UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) merupakan salah satu motor penggerak pembangunan di masa depan.

"Jadi kita tidak cuma bolak-balik bilang conserve the environment, tapi kehidupan ekonomi (masyarakat) sulit. Nah, sekarang geopark salah satu motor penggerak pembangunan ke depan, ecotourism, new source of growth," ujar dia usai acara UNESCO Global Geoparks Youth Marine Camp, Pulau Kepayang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (5/7).

Hingga saat ini, Indonesia memiliki 10 tempat yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan peradaban dunia mulai dari level nasional hingga internasional. Adapun Geopark Belitung merupakan salah satu yang ditetapkan sebagai warisan budaya global.

"Jadi sebetulnya the story just began pada saat UNESCO menetapkan status global geopark. Perjuangannya panjang, tapi begitu sudah ditetapkan, sebetulnya kalau buat kami story just began karena bagaimana menyeimbangkan, menghidupkan prinsip-prinsip people, planet, and prosperity (3P)," ungkap Vivi.

Aksi Nyata

Dalam konferensi pers pasca acara ASEAN Blue Economy Forum 2023 di Belitung, Senin (3/7), Vivi juga mengatakan perjuangan Belitung tidak hanya saat memperoleh status global tersebut. Namun, perjuangan selanjutnya ialah bagaimana mengedukasi, mengajak, dan secara kolaboratif bersama-sama masyarakat khususnya para pemuda untuk merawat warisan peradaban dunia.

Salah satu contoh bentuk aksi nyata yang dilakukan oleh masyarakat Belitung adalah melihat pertambangan bukan hanya dari sisi ekonomi saja, tetapi mengkonservasi bekas-bekas tambang menjadi wilayah mangrove berdasarkan prinsip 3P.

"Hal seperti ini yang ke depannya tentunya menjadi contoh baik bagi geopark-geopark yang lain. Bukan hanya sisi ekonominya tetapi juga masyarakat at the end merasakan bahwa kalau dia conserve ternyata ada value added ya, tidak hanya baik untuk bumi ternyata baik juga untuk perekonomian," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.