Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pejabat AS Ungkap Perjalanan Rahasia Direktur CIA ke Ukraina

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pejabat AS Ungkap Perjalanan Rahasia Direktur CIA ke Ukraina Doc: AP
Ket. William Burns Saat dipilih menjadi Direktur CIA oleh Presiden AS Joe Biden pada 2011.

WASHINGTON - Direktur CIA William Burns baru-baru ini melakukan perjalanan ke Ukraina di mana dia bertemu dengan rekan-rekan intelijen dan Presiden Volodymyr Zelensky, kata seorang pejabat AS mengkonfirmasi kepada AFP , Jumat (30/6).

Perjalanan yang saat itu tidak dilaporkan, terjadi ketika tentara Ukraina melakukan serangan balasan di timur dan selatan negara mereka melawan pasukan Rusia.

Selama perjalanannya, Burns menegaskan kembali "komitmen AS untuk berbagi intelijen untuk membantu Ukraina mempertahankan diri dari agresi Rusia," kata pejabat AS itu.

Menurut The Washington Post, yang pertama kali melaporkan kunjungan tersebut, para pejabat Ukraina berbagi rencana untuk merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia dan memulai negosiasi gencatan senjata pada akhir tahun.

Burns "melakukan perjalanan ke Ukraina seperti yang telah dilakukannya secara teratur sejak awal agresi Rusia baru-baru ini lebih dari setahun yang lalu," kata pejabat AS itu. The Post melaporkan, kunjungan itu terjadi pada bulan Juni.

Perjalanan Burns dilakukan sebelum peristiwa pemberontakan 24 jam oleh pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin, menurut pejabat itu.

Pemberontakan yang secara luas dipandang sebagai ancaman terbesar bagi otoritas Kremlin dalam beberapa dekade itu "bukanlah topik diskusi," tambah pejabat itu.

Amerika Serikat telah berusaha menjelaskan kepada Rusia bahwa mereka tidak berperan dalam pemberontakan. Media utama AS melaporkan pada Jumat bahwa Burns menelepon kepala dinas intelijen asing SVR Rusia, Sergei Naryshkin, setelah pemberontakan terjadi untuk menegaskan bahwa AS tidak terlibat.

Panglima militer Ukraina Valery Zaluzhny mengatakan, rencana serangan balasan negaranya terhambat oleh kurangnya daya tembak jet tempur modern hingga amunisi artileri.

Pada Selasa, AS mengumumkan paket senjata baru senilai 500 juta dolar untuk mendukung serangan balasan, termasuk kendaraan lapis baja, amunisi presisi, dan peralatan pembersih ranjau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.