Kerusuhan di Prancis Meluas, Mbappe Serukan Agar Kekerasan Diakhiri
📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Skynews
PARIS - Kapten Prancis Kylian Mbappe dan Les Bleus mendesak agar kekerasan diakhri dan menyerukan "dialog dan rekonstruksi" pada Jumat (30/6) ketika aksi protes meluas di malam keempat setelah peristiwa penembakan seorang remaja oleh polisi.
"Kekerasan harus digantikan dengan masa berkabung, dialog, dan rekonstruksi," kata tim tersebut dalam pernyataan yang diunggah di media sosial oleh bintang Paris Saint-Germain itu.
Les Bleus mengatakan mereka "terkejut dengan kematian Nahel muda", dan meminta agar aksi kekerasan diganti dengan "cara lain yang damai dan konstruktif untuk mengekspresikan diri".
Bentrokan dengan polisi telah mengguncang banyak kota dan lingkungan di seluruh Prancis sejak kematian Nahel (17) yang ditembak mati pada Selasa oleh seorang petugas polisi saat menghentikan lalu lintas di pinggiran kota Paris.
"Sejak peristiwa tragis ini, kita telah menyaksikan ekspresi kemarahan rakyat, yang substansinya kami pahami, tetapi bentuknya tidak bisa kami dukung," kata tim sepak bola Prancis itu dalam pesan yang dibagikan di akun media sosial pribadi mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pemain itu mengatakan mereka berbagi "perasaan sakit dan sedih" tetapi "properti Andalah yang Anda hancurkan, lingkungan Anda, kota Anda, tempat pemenuhan Anda".
"Dalam konteks ketegangan ekstrem ini, kita tidak bisa tinggal diam dan hati nurani kita mendorong kita untuk meminta peredaan, kesadaran, dan akuntabilitas," kata mereka.
"Ada cara lain yang damai dan konstruktif untuk mengekspresikan diri kita. Di sinilah energi dan pikiran kita harus difokuskan".
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pesan terpisah yang dikirimkan kepada pengikut tim Prancis, pelatih Didier Deschamps "menyambut baik" inisiatif para pemain.
"Kami juga memikirkan keluarga Nahel. Namun, tanpa ingin memberi pelajaran kepada siapa pun, saya memiliki keyakinan mendalam bahwa kekerasan tidak pernah menyelesaikan apapun. Saya berharap dengan sepenuh hati situasi ini akan membaik," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!