KTT Iklim Paris Upayakan Reformasi Keuangan Global
📅 Kamis, 22 Jun 2023, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Ludovic Marin/Getty Images
PARIS - Puluhan pemimpin global akan berkumpul di Paris pada Kamis (22/6) dalam sebuah pertemuan puncak untuk mencari konsensus baru tentang reformasi ekonomi internasional untuk membantu negara-negara berkembang yang terbebani utang menghadapi serangan tantangan yang semakin gencar, khususnya perubahan iklim.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, KTT untuk Pakta Keuangan Global Baru bertujuan menemukan solusi keuangan untuk tujuan global yang saling terkait dalam mengatasi kemiskinan, membatasi emisi yang memanaskan Bumi, dan melindungi alam.
Macron menjadi tuan rumah pertemuan dengan Perdana Menteri Barbados Mia Mottley, yang telah menjadi advokat yang kuat untuk menata kembali peran Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional di era krisis iklim.
"Kita dapat membuat perbedaan besar untuk planet ini dan melawan kemiskinan," kata Macron di Twitter pada Rabu.
Ekonomi global terpukul oleh guncangan berturut-turut dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Covid-19, invasi Rusia ke Ukraina, inflasi yang melonjak, utang, dan biaya bencana cuaca yang meningkat akibat pemanasan global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pemimpin yang akan menghadiri KTT tersebut antara lain Presiden Kenya William Ruto, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, dan Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
"Presiden Ruto akan menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk bergerak melampaui langkah-langkah tambahan yang gagal memerangi krisis iklim secara efektif dan gagal menghasilkan manfaat investasi untuk Afrika," kata kantor Ruto menjelang KTT.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga akan hadir, begitu pula Menteri Keuangan AS Janet Yellen, Direktur IMF Kristalina Georgieva, dan Kepala Bank Dunia yang baru Ajay Banga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Juru kampanye iklim Greta Thunberg dan Vanessa Nakate akan berada di ibu kota Prancis. Sementara Billie Eilish akan tampil di konser Global Citizen "Power Our Planet" pada Kamis malam.
Sasaran Iklim
Prancis mengatakan, KTT dua hari itu akan menjadi platform untuk ide-ide menjelang sekelompok pertemuan ekonomi dan iklim besar dalam beberapa bulan mendatang.
Tetapi para pengamat menantikan kemajuan yang nyata, termasuk menepati janji yang telah dibuat.
"Kami perlu melihat sejumlah uang muka dari negara-negara kaya dan lembaga keuangan pembangunan mereka," kata Alex Scott dari wadah pemikir E3G.
Salah satu pengumuman yang mungkin adalah bahwa janji tahun 2009 untuk memberikan 100 miliar dolar AS per tahun dalam pendanaan iklim kepada negara-negara miskin pada 2020 akhirnya akan terpenuhi, meskipun terlambat tiga tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!