Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerapan Teknologi Hukum Permudah Masuknya Investasi

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 07:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penerapan Teknologi Hukum Permudah Masuknya Investasi Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah harus memperbanyak penggunaan tekonologi hukum untuk menarik minat investasi asing di Indonesia. Tujuannya untuk menekan praktik pungutan liar (pungli) atau perilaku koruptif yang membuat iklim investasi RI tidak menarik bagi investor.

"Sistem Online Single Submission (OSS) itukan termasuk teknologi hukum. Nah, cara cara seperti itu harus diperbanyak. Misalnya juga di UU ITE ada tanda tangan digital itu tanda tangan resmi setara dengan tanda tangan basah. Itu semua teknologi hukum yang membuat investor tertarik," ungkap Rahmat Dwi putranto, Penulis buku Teknologi Hukum, Paradigma Baru Hukum di Dunia Digital di Jakarta, Kamis (15/6).

Ketua Yayasan LPIHM IBLAM itu mengatakan esensi hukum dan investasi ialah kepastian hukum, tanpa kepastian hukum investasi tidak akan masuk. "Bagaimana kita memastikan bahwa hukum kita itu jelas, aturan mainnya jelas, pungli pungli, kondisi antikorupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) itu kita bisa tangani dengan jelas, yah melalui teknologi hukum itu," tandasnya.

Dia mengatakan, kalau substansi hukumnya ada, struktur hukumnya ada, ini perlu disuport dengan sistem. Sistem ini kalau tidak berbasis teknologi tidak bisa untuk jaman sekarang.

"Yang saya dorong ialah Indonesia harus memanfaatkan lebih banyak lagi teknologi hukum dalam proses perizinan, dalam proses penegakan. Saat ini tanpa didukung teknologi akan susah mendapat investasi," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.