Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Induk Jambu Dua Direvitalisasi

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Induk Jambu Dua Direvitalisasi Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau proses pengerukan tanah pada tahap revitalisasi Pasar Induk Jambu Dua oleh Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir dengan investor di lokasi pembangunan, Senin (12/6).

BOGOR - Pasar Induk Jambu Dua Bogor akan direvitalisasi menjadi pasar modern yang dapat menampung 1.141 pedangan lama dan para pedagang dari Pasar Bogor. Biaya pembangunan pasar berlantai dua itu diperkirakan mencapai 70 miliar rupiah. Diketahui bahwa biaya sebesar itu sepenuhnya berasal dari investor.

"Saya pesan: satu kualitas. Kedua, tepat waktu. Saya akan memonitor seperti memonitor Otista. Ketiga, selama pembangunan pastikan sistem siap," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, Senin (12/6). Upacara dimulainya pembangunan pasar ditandai dengan penandatangan perjanjian kerja sama.

Pejabat yang hadir dalam penandatanganan adalah Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir, investor, tokoh dan jajaran pemerintahan setempat di lokasi pembangunan.

Bima Arya menyebutkan sistem yang perlu dipastikan siap selama pembangunan adalah pengaturan lalu lintas dan kebersihan.

Sistem pengelolaan pasar harus lancar untuk menghadirkan pasar pangan bersih Jambu Dua yang akan menjadi pasar modern pertama di Bogor dan terbaik di Indonesia.

Selanjutnya, Perumda Pasar Pakuan Jaya sebagai badan usaha milik daerah yang menaungi pengelolaan pasar Kota Bogor diminta memastikan koordinasi dengan semua organisasi perangkat daerah selama enam bulan pembangunan.

Bima menyempatkan diri meninjau area Pasar Induk Jambu Dua yang diawali dengan pengerukan tanah. Wali Kota menekankan, pada tahun akhir periode pemerintahannya, ada empat pasar penting yang direvitalisasi.

Mereka adalah Pasar Bogor, Pasar Induk Jambu Dua, Pasar Sukasari, dan Pasar Merdeka. Semua dikerjasamakan dengan pihak ketiga sehingga tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.